Detik.com News
Detik.com

Kamis, 16/08/2012 13:07 WIB

Inilah Jalur Rawan Macet Mudik di Jatim

Norma Anggara - detikNews
Surabaya - H-3 lebaran, arus mudik mulai padat. Para pemudik diharap mewaspadai bahkan menghindari beberapa titik jalur rawan macet di Jawa Timur.

Di Surabaya, beberapa lajur jalan sudah nampak padat sejak beberapa hari yang lalu. Misalnya Jalan Ahmad Yani, Raya Wonokromo, Jalan Mayangkara, Jalan Mayjend Sungkono dan Margomulyo (arah ke Gresik) masih menjadi pusat kemacetan.

Masuk ke Mojokerto, Jalan Raya Bypass KM 51 atau Simpang Kenanten dan Jalan Airlangga (mulai Simpang 3 Taman sampai Simpang 3 Klenteng) merupakan kawasan rawan kemacetan. Kemudian ke Gresik, kawasan Duduk Sampeyan juga masih sering mengalami penumpukan kendaraan.

Arus lalu lintas di Pasuruan juga masuk dalam daftar rawan macet. Mulai dari Jalan Raya Surabaya tujuan Malang di KM 35-37 (Simpang 3 Kejapanan), KM 44-45 (Simpang 4 Patung Sapi) dan juga Jalan Raya Surabaya KM 70-71 (Simpang 3 Ngopak).

Di Malang, kawasan Lawang KM 70-71 dan Singosari (KM 77-78) diutamakan oleh petugas polisi. Begitu pula di Jombang, arus Surabaya-Jombang Mojoagung (Bottle neck), perlintasan kereta api dan Jembatan Desa Bandar tak pernah absen macet.

"Terutama di kawasan bottle neck pembangunan fly over Peterongan, perlintasan KA, selalu macet. Pemudik harus berhati-hati, sabar dan perhatikan rambu lalu lintas," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Hilman Thayib di Mapolda Jatim, Kamis (16/8/2012).

Hal serupa juga sering terjadi di perlintasan KA di Simpang 4 Mengkareng, Kediri. Di Nganjuk, arus Nganjuk ke Madiun di Dusun Petak, Bagor telah banyak petugas polisi berjaga. Juga Simpang 4 Kertosono, Raya Nganjuk ke Madiun tepatnya di Desa Awar-Awar KM 9-11 yang tak pernah sepi kendaraan jalur jauh.

Di Madiun, Raya Wilangan menuju Caruban KM 16,5 hingga kini lalu lintasnya juga terpantau ramai padat.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nrm/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%