detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 09:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 15/08/2012 16:46 WIB

Investasi Emas Berjangka Mulai Dilirik Warga Surabaya

Rois Jajeli - detikNews
Surabaya - Binis berjangka di bidang komoditi emas mulai menarik hati warga Surabaya. Pasalnya, investasi dalam sistem perdagangan berjangka dinilai lebih aman dan menjanjikan.

"Di perusahaan kami, jumlah nasabahanya setiap tahun mengalami peningkatan," ujar Direktur Utama PT First State Futures (PT FSF), Hans Setiadi kepada wartawan di sela acara penyerahan corporate social responsibility (CSR) perusahaannya ke Panti Werdha Surya, Rabu (15/8/2012).

Ia menerangkan, menyimpan kekayaan dalam bentuk emas adalah cara terbaik yang aman dan bijaksana. Pasalnya, emas memiliki sifat selalu naik setiap tahunnya.

"Setiap tahunnya, emas diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 10 hingga 15 persen," tuturnya.

Permintaan tinggi emas setiap tahunnya mengakibatkan kenaikan signifikan sekitra 25 persen. Bahkan dari tahun 2007 hingga 2012, kenaikan emas mencapai lebih dari 100 persen dari Rp 200 ribu ke Rp 470 ribu. Tahun 2012, harga emas dibuka pada Januari seharga Rp 450 ribu dan pertengahan 2012 diperkirakan mencapai Rp 495 ribu.

Berdasarkan sebuah survei investasi yang dirilis pada 2010 lalu, harga emas diperkirakan akan menembus angka Rp 2 juta per gram pada 2018.

Keputusan dalam berinvestasi dalam bentuk emas merupakan pilihan yang tepat. Emas juga merupakan investasi yang tahan terhadap krisis ekonomi, baik saat ini yang melanda di Amerika Serikat maupun Eropa.

"Emas merupakan investasi yang memiliki ketahanan nilai terhadap krisis ekonomi, politik dan sosial serta inflasi," jelasnya.

Sementara itu, Business Development PT FSF, Maharani Baskoro menambahkan, jumlah nasabahnya mencapai 1.000 nasabah yang tersebar di Surabaya, Denpasar, Jember, Solo dan Jakarta. Diperkirakan pada akhir tahun ini, jumlahnya bertambah sekitar 30 persen. Dan setiap nasabah menginvestasikan sekitar ratusan juta rupiah hingga miliaran rupiah.

"Nasabah yang terbesar berasal dari Surabaya sekitar 30-40 persen. Sisanya rata-rata dari daerah lain. Dan hampir 100 persen nasabah dari ritel bukan corporate," tuturnya.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(roi/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%