detikcom
Kamis, 02/08/2012 15:25 WIB

Pemeriksaan Siswi SMPN 4 Kota Blitar Diduga Pelaku Penganiayaan Bertambah

Yosi Bio - detikNews
File: detiksurabaya.com
Blitar - Siswi-siswi SMPN 4 Kota Blitar yang diperiksa polisi terkait kasus kekerasan dan penganiayaan SH, bertambah. Hingga pukul 15.00 WIB, total ada 6 orang. 2 Siswi tambahan lainnya berasal dari siswi kelas IX SMPN 10 dan siswi kelas IX SMPN 4x diperiksa

Pantauan detiksurabaya.com di Mapolres Blitar, ke-6 siswi ini diperiksa tertutup dalam satu ruangan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Blitar.

Mereka didampingi orangtua masing-masing dan sejumlah guru dari SMPN 4.
Seorang guru SMPN 4 yang enggan disebut namanya menyebutkan, jumlah siswi yang diperiksa polisi, akan bertambah.

"Ada beberapa siswi sekolah lain yang ikut terlibat, termasuk dua siswi SMA di kota dan kabupaten," katanya sambil berlalu.

Mereka masing-masing P dari SMAK dan C dari SMA Garum Kabupaten blitar. Sementara Kasubag Humas Polres Blitar menyatakan pihaknya terus memeriksa sejumlah saksi lain.

"Kita akan memeriksa saksi lainya, termasuk siswi sekolah lain," jelas AKP Wisnu Wardhana, kepada detisurabaya.com di Mapolres Blitar.

Dari hasil pemeriksaan ini, nantinya akan diketahui siapa siswi yang benar-benar terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap korban SH.

"Kemungkinan besok akan kita panggil saksi lainya," pungkasnya.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%