Detik.com News
Detik.com
Jumat, 27/07/2012 16:01 WIB

Mengunjungi Makam Putri Cempo Istri Prabu Brawijaya V

Tamam Mubarrok - detikNews
Mengunjungi Makam Putri Cempo Istri Prabu Brawijaya V Makam Putri Cempo/Tamam M
Mojokerto - Nama Putri Campo tak bisa dilupakan dalam sejarah perkembangan Islam di tanah Jawa. Istri Raja Majapahit Prabu Brawijaya V ini merupakan bibi dari Sunan Ampel dan ibu dari Raden Fatah, Sultan Demak pertama.

Mayoritas umat Islam di Indonesia, sangat mengenal sosok Raden Fatah, sultan kerajaan Islam Demak pertama. Namun, Putri Campo dan Prabu Brawijaya V sering dilupakan umat Islam. Sebab, mereka tak pernah dianggap sebagai pemeluk Islam.

Putri Campo sendiri dimakamkan di Dusun Unggahan, Desa/Kecamatan Trowulan Mojokerto. Di pelataran makam ini, terdapat dua makam yang berada di posisi paling atas, yakni Makam Putri Campo dan Prabu Brawijaya V alias Damar Wulan.

Makam Putri Campa sendiri ditandai dengan nisan hanya di bagian kepala saja. Sementara Prabu Brawijaya V ditandai dengan dua nisa di kaki dan kepala. Kedua makam ini terletak di tengah-tengah makam Islam kuno. Selain itu, makam juga sangat dekat sekali dengan Candi Menak Jinggo.

Putri Campo adalah pemeluk agama Islam. Konon, dia diyakini mampu mengajak Prabu Brawijaya V untuk memeluk agama Islam setelah menikahinya. Sebab, dalam ajaran Islam, pernikahan beda agama merupakan larangan.

Dalam Serat Darmogandul Pupuh 20, terdapat riwayat yang menceritakan detik-detik akhir hayat Prabu Brawijaya V. Dalam Serat itu, raja tersohor Majapahit ini meminta dimakamkan sesuai ajaran Islam.

"Banyak yang meyakini beliau adalah pemeluk Islam sebelum meninggal. Banyak sumber sejarah mengatakan Majapahit mulai Islam pada masa Brawijaya V," kata Ahmad Isa (27), peziarah asal Gresik, Jumat (27/7/2012).

Karena informasi sejarah yang sangat minim tentang kedua punggawa Majapahit ini, makamnya hanya diziarahi oleh orang saat malam Jumat Legi saja dalam kalender Jawa. Padahal, lokasinya hanya berjarak 1 Km saja dari makam kakek Sunan Ampel, Sayyid Jumadil Kubro.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%