Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Jumat, 20/07/2012 10:16 WIB

Waspadai Uang Palsu!

Zainal Effendi - detikSurabaya



ilustrasi
Surabaya - Peredaran uang palsu (upal) di Jawa Timur diprediksi akan mengalami peningkatan. Temuan hingga Juni 2012, Bank Indonesia mendapati 14.107 lembar uang palsu rupiah dengan nominal Rp 1.191.037.000.

Tren kenaikan itu juga hasil evaluasi tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2011 tercatat 22.943 lembar uang palsu dengan nominal Rp 1.859.177.000. Sedangkan pada 2010, temuan uang palsu sebanyak 16.485 lembar dengan nominal Rp 1.253.913.000.

"Dari data temuan uang palsu sejak 2010 angkanya selalu naik. Dari 2010 hingga 2011 saja mengalami kenaikan 48,27 persen," kata Hamid Ponco Wibowo saat dihubungi, Jumat (20/7/2012).

Deputi Kepala Perwakilan BI Wilayah IV ini mengungkapkan, temuan upal di wilayah kerjanya paling banyak setiap tahun terjadi di Kantor BI Jember dengan pertumbuhan hingga 78 persen dan Kantor BI Surabaya dengan 53 persen. Disusul dengan Kantor BI Kediri 26 persen dan 1 persen di Kantor BI Malang.

Temuan uang palsu hingga pertengahan 2012 di kantor BI Surabaya sebanyak 7.234 lembar dengan nominal mencapai 594.885.000. Jumlah tersebut lebih banyak 3 kantor BI lainnya yang berada di bawah Perwakilan BI Wilayah IV. Yaitu Malang dengan 2.553 lembar dan nominal Rp 217.020.000, Kediri dengan 1.783 lembar dan nominal 143.485.000 serta Jember dengan 2.537 lembar dan nominal Rp 235.647.000.

"Paling banyak yang dipalsu merupakan uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu," ujarnya.

Oleh karena itu, Ponco mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan teliti dalam menerima uang. Apalagi, kata Ponco momen puasa dan lebaran merupakan momen yang biasa dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan uang palsu.

"Selalu ingat 3D (Dilihat, diterawang dan diraba) saat melakukan transaksi jual beli khususnya di tempat keramaian seperti pasar dan terminal yang biasanya membuat orang lupa dan tidak sempat melakukan pengecekan uang kembalian," pungkas Ponco. (ze/gik)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com