Berita Lain
-
Rabu, 19/06/2013 17:39 WIB
Incumben Bupati dan Wabup Menangi Pilbup Madiun Versi Quick Count
-
Rabu, 19/06/2013 17:17 WIB
Mobil Kijang Terjun ke Sungai, 8 Penumpang Dibawa ke Rumah Sakit
-
Rabu, 19/06/2013 16:59 WIB
Peretas Situs Presiden SBY Divonis 6 Bulan Penjara
-
Rabu, 19/06/2013 16:41 WIB
Polres Pacitan Kembalikan Barang Bukti Penggelapan 9 Mobil Mewah
-
Rabu, 19/06/2013 16:16 WIB
Fatimah Kenal Bomber Mapolres Poso di TPI Lamongan
Indeks Berita
Suroboyoan
Thread Pilihan

Selasa, 28/05/2013 18:49 WIB
Disini Pusatnya Oleh-oleh Kue Basah Surabaya
Posted : badadGaya Hidup
Kamis, 27/12/2012 08:15
Dalam porsi wajar, rasa khawatir kadang dibutuhkan untuk mengantisipasi perbuatan nekat yang tidak didasari pertimbangan tertentu. Namun jika sudah berlebihan, rasa khawatir justru akan mengganggu kesehatan. Apa saja akibatnya?
Ini Dampak Jangka Panjang Terlalu Mengkhawatirkan Segala Hal!
Kuliner
Selasa, 25/12/2012 12:43
Manisnya Natal akan lebih berkesan bila bisa berkumpul bersama keluarga. Hmmm, pasti akan semakin hangat dengan hidangan dan camilan apple pie yang terbuat dari Apel Malang yang renyah dan padat.
Apple Pie Maniskan Natal
Pelajar
Kamis, 20/12/2012 17:20
Berawal dari hobi menulis pengalaman dan berbagai aktivitas, seorang siswa SMP berhasil menerbitkan tiga buku. Amatullah Nuha Salsabila yang masih berusia 12 tahun 5 bulan ini mengaku ingin menebarkan pesan moral.
Terbitkan Tiga Buku, Siswa SMP Mimpi Pergi ke China
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 15,598.000
-
Rp 1,255.000
Jumat, 13/07/2012 21:13 WIB
Batu -
Puluhan siswa SMP Negeri 2 Kota Batu kesurupan saat menggelar kegiatan api unggun di sekolahnya, Jumat (13/7/2012) malam. Para siswa merupakan anggota pramuka di sekolah itu mendadak tak sadarkan diri dan mengamuk hingga membuat panik guru dan siswa lain.
Menurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, menyebutkan, sebanyak 30 siswa mengikuti Perkemahan Sabtu Minggu untuk menerima anggota gugus depan baru di halaman sekolah.
Saat tiba waktu menyalakan api unggu mendadak para siswa membuat lingkaran kesurupan.
"Acaranya dimulai pukul 2 siang, dilanjutkan apel sore. Semuanya untuk melantik anggota baru," terang Kasek SMPN 2 Kota Batu Syamsul Hidayat saat dikonfirmasi wartawan, Jumat malam.
Kesurupan sendiri berawal dari salah satu siswa membakar kemenyan dan duap di halaman sekolah. Tak berjalan lama siswa itu langsung kesurupan layaknya penari kuda lumping. Belakangan siswa itu diketahui sebagai penari kuda lumping di kampung halamannya.
"Berawal dari satu siswa itu, menular ke puluhan siswa lainnya," terang Syamsul.
Kondisi ini, lanjut dia, memaksa pelantikan anggota baru gugus depan ditunda yang masuk dalam kegiatan Masa Orentasi Sekolah (MOS). Para siswa mengalami kesurupan langsung dievakuasi ke musola dengan meminta bantuan paranormal untuk disembuhkan.
"Kita juga hubungi orang tua masing-masing agar segera menjemput," sambungnya.
Sumartono, paranormal yang didatangkan sekolah mengaku ada banyak faktor menyebabkan para siswa kesurupan, diantaranya beban pikiran ditambah fisik lemah.
"Awalnya memang dari siswa yang biasa nari kuda lumping. Tapi syukur semua bisa disembuhkan," ucapnya terpisah.
(fat/fat)
Puluhan Siswa SMP 2 Batu Kesurupan Saat MOS
Muhammad Aminuddin - detikSurabayaMenurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, menyebutkan, sebanyak 30 siswa mengikuti Perkemahan Sabtu Minggu untuk menerima anggota gugus depan baru di halaman sekolah.
Saat tiba waktu menyalakan api unggu mendadak para siswa membuat lingkaran kesurupan.
"Acaranya dimulai pukul 2 siang, dilanjutkan apel sore. Semuanya untuk melantik anggota baru," terang Kasek SMPN 2 Kota Batu Syamsul Hidayat saat dikonfirmasi wartawan, Jumat malam.
Kesurupan sendiri berawal dari salah satu siswa membakar kemenyan dan duap di halaman sekolah. Tak berjalan lama siswa itu langsung kesurupan layaknya penari kuda lumping. Belakangan siswa itu diketahui sebagai penari kuda lumping di kampung halamannya.
"Berawal dari satu siswa itu, menular ke puluhan siswa lainnya," terang Syamsul.
Kondisi ini, lanjut dia, memaksa pelantikan anggota baru gugus depan ditunda yang masuk dalam kegiatan Masa Orentasi Sekolah (MOS). Para siswa mengalami kesurupan langsung dievakuasi ke musola dengan meminta bantuan paranormal untuk disembuhkan.
"Kita juga hubungi orang tua masing-masing agar segera menjemput," sambungnya.
Sumartono, paranormal yang didatangkan sekolah mengaku ada banyak faktor menyebabkan para siswa kesurupan, diantaranya beban pikiran ditambah fisik lemah.
"Awalnya memang dari siswa yang biasa nari kuda lumping. Tapi syukur semua bisa disembuhkan," ucapnya terpisah.
(fat/fat)
Baca Juga:
Komentar terkini (0 Komentar)
Berita Terpopuler
- Rabu, 19/06/2013 16:59 WIB
Peretas Situs Presiden SBY Divonis 6 Bulan Penjara - Selasa, 18/06/2013 15:43 WIB
Cekcok dengan Istri, Juragan Sandal Nekat Bakar Diri - Selasa, 18/06/2013 17:15 WIB
Karnaval Bonek Meriahkan Ultah ke 86 Persebaya - Selasa, 18/06/2013 19:05 WIB
Benda Diduga Bom di Rumah Ketua Panitia Pilkades Dibawa Polisi
Komentar Terpopuler
- Senin, 17/06/2013 20:46 WIB
Solidaritas Wartawan Surabaya Tuntut Kapolri Minta Maaf - Jumat, 14/06/2013 17:50 WIB
Heboh! Ada Wajah Monyet di Semangka Ini - Kamis, 13/06/2013 20:40 WIB
Pabrik Sabu di Sidoarjo Digerebek, Sempat Terjadi Duel Tersangka Vs Polisi - Kamis, 13/06/2013 21:21 WIB
Omzet Pabrik Sabu di Sidoarjo Ditaksir Hampir Rp 29 Miliar Pertahun
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com


Sending your message