detikcom

Jumat, 13/07/2012 12:45 WIB

Pasar Babat Diresmikan, Ratusan Pedagang Turun ke Jalan

Eko Sujarwo - detikNews
Halaman 1 dari 2
Lamongan - Ratusan pedagang Pasar Babat Lamongan baru turun ke jalan bertepatan dengan peresmian. Mereka menuntut agar semua pedagang yang sebelumnya berdagang di Pasar Babat lama bisa masuk ke stan yang baru.

Akibat aksi ini peresmian Pasar Babat yang semula direncanakan di dalam pasar, akhirnya berpindah tempat. Peresmian Pasar Babat ini dilakukan Bupati Lamongan Fadeli, di Pendopo Lokatantra.

Korlap aksi Ayok Kristian mengatakan, pihaknya menuntut agar semua pedagang lama bisa masuk dan menempati stan baru yang ada di Pasar Babat.

"Semua pedagang tanpa terkecuali harus bisa masuk dan menempati stan yang baru dibangun itu," kata Ayok dalam orasinya, Jumat (13/7/2012).

Ayok menambahkan, banyak sekali pedagang lama Pasar Babat hingga kini belum bisa masuk, terutama pedagang lama yang dulu tidak berada di lapak pasar.

Selain menuntut agar bisa masuk, pihaknya juga meminta kepastian harga stan. Pasalnya, hingga peresmian harga stan selalu berubah-ubah dan selalu ada kenaikan.

Seperti yang diungkapkan salah seorang pedagang yang enggan disebut namanya mengatakan, saat pertama membeli per stan di Pasar Babat harga hanya Rp 86 juta, kini harganya naik menjadi Rp 111 juta. Next

Halaman 1 2

Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/fat)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%