Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Selasa, 10/07/2012 12:32 WIB

Sambut Lebaran

Gerbong Kereta Api Ekonomi Ber-AC Bertarif Diatas Rp 100 Ribu

Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya



Surabaya - Gerbong kereta api ekonomi ber-AC (air conditioner) rute Surabaya-Jakarta dan Malang-Jakarta akan diluncurkan untuk angkutan lebaran tahun ini.

Tetapi tarif gerbong penumpang 'berhawa sejuk' ini berbeda dengan tarif gerbong ekonomi reguler yang hanya mengandalkan kipas angin. Gerbong ber-Ac itu nantinya akan ada di dalam rangkaian kereta api reguler.

PT KA mematok tarif di atas Rp 100 ribu. KA Kertajaya dipatok Rp 120 ribu, KA Gayabaru dipatok Rp 145 ribu, KA Pasudan dipatok Rp 140 ribu dan KA Matarmaja dipatok Rp 155 ribu.

Bandingkan dengan tarif kereta ekonomi reguler yang hanya KA Kertajaya Rp 43.500, KA Gayabaru Rp 33.500, KA Pasudan Rp 30 ribu ribu dan KA Matarmaja Rp 51 ribu.

"Memang lebih mahal karena ini adalah kereta komersial. Berbeda dengan kereta ekonomi reguler yang masih disubsidi," kata Humas PT Daops VIII Surabaya Sri Winarto saat dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (10/7/2012).

Winarto mengatakan, tarif KA ekonomi AC memang lebih mahal dari KA ekonomi reguler, tetapi jauh lebih murah daripada KA bisnis dan eksekutif yang tarif minimalnya di atas Rp 200 ribu. KA ekonomi AC memang dijadikan kereta pilihan bagi penumpang selain ekonomi reguler, bisnis dan eksekutif.

"KA ekonomi AC tidak berjalan sendiri tetapi akan dirangkaikan dengan KA ekonomi reguler," tambah Winarto.

Winarto menjelaskan, contohnya adalah KA Kertajaya yang biasanya mempunyai 7 rangkaian, bakal mempunyai 9 rangkaian dengan tambahan 2 gerbong KA ekonomi AC. Winarto menambahkan, ke depannya KA ekonomi AC akan tetap dioperasikan meski bukan pada masa lebaran.

"Tarif di atas memang untuk tarif lebaran. Kalau bukan masa lebaran lagi, mungkin tarifnya akan turun," tandas Winarto.

(iwd/gik)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com