detikcom
Senin, 09/07/2012 09:19 WIB

Hari Ini Dua Unjuk Rasa Mewarnai Kota Surabaya

Norma Anggara - detikNews
Surabaya - Dua unjuk rasa akan mewarnai awal pekan di Kota Pahlawan. Pukul 10.00 WIB, ratusan orang DPW Pagar Jati tuntut pengadilan segera melakukan eksekusi PT Cinderella. Disusul massa petani meminta Pemprov Jatim menindaklanjuti sengketa tanah dengan TNI AL.

Diasumsikan sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB di Kantor Pengadilan Negeri Surabaya Raya Arjuna aksi unras dari massa DPW Pagar Jati Jatim akan digelar.

Aksi yang diikuti 200 massa dengan korlap Bambang Hariyanto, SH mengangkat issue agar pihak PN segera melakukan eksekusi terhadap PT Cinderella karena sudah memiliki kekuatan hukum tetap.

"Personel yang disiagakan berjumlah 50 pasukan dari Polrestabes dan Polsek gabungan untuk masing-masing lokasi unjuk rasa," kata Kompol Suparti saat dihubungi detiksurabaya.com, Senin (9/7/2012).

Humas Polrestabes Surabaya ini juga menambahkan, pukul 13.00 di Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan juga akan diwarnai aksi unjuk rasa. Kali ini massa yang datang berasal dari Forum Komunitas Tani Sumberanyar Kecamatan Nguling Pasuruan.

Sekitar 30 orang ini akan menuntut Pemprov Jatim menindaklanjuti permasalahan sengketa tanah dengan TNI AL. Mereka unjuk rasa menolak rencana pembangunan asrama TNI-AL, di Markas Komando Pusat Latihan Marinir (Mako Puslatmar) yang masih berstatus sengketa.

Dalam laporannya, massa juga meminta pemerintah menfasilitasi mereka bisa bertemu dengan BPN Prov Jatim, BPN Pasuruan, Lantamal V Surabaya dan Biro Hukum dan Pemerintahan Provinsi Jatim.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(nrm/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close