Berita Lain
-
Minggu, 26/05/2013 10:53 WIB
Seorang Kakek Renta Ditemukan Bersimbah Darah
-
Sabtu, 25/05/2013 17:58 WIB
Polisi Imbau Pabrik Pengolahan Udang Lebih Berhati-hati
-
Sabtu, 25/05/2013 17:07 WIB
PT Sampoerna: Karyawan Kesurupan di Pabrik Jember Tak Banyak
-
Sabtu, 25/05/2013 16:56 WIB
Lamongan Ultah ke 444, Bupati Ziarah ke Makam Ibunda Gajah Mada
-
Sabtu, 25/05/2013 16:10 WIB
Korban Lumpur Lapindo di Luar Peta Terdampak akan Temui Presiden
Indeks Berita
Suroboyoan
Thread Pilihan

Senin, 20/05/2013 12:30 WIB
Bocah 7 Tahun Asal Surabaya Juara Dunia Piano di AS
Posted : f_yazzGaya Hidup
Kamis, 18/04/2013 10:01
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.
Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta
Kuliner
Sabtu, 13/04/2013 11:35
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.
Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan
Pelajar
Kamis, 21/03/2013 15:37
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.
Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Take the road less travelled on this trip through Guatemala, Honduras, Nicaragua and Costa Rica, Save 15%
Rp 11,808.000 -
Rp 5,192.000
Selasa, 03/07/2012 13:26 WIB
(detikSurabaya/Muhajir A)
Pasuruan -
Di tengah semangat rakyat mengumpulkan koin untuk mendukung pembangunan gedung KPK, suara penolakan justru diterikan seniman Pasuruan. Sejumlah seniman yang mengabungkan diri dalam 'Gerakan Anti Korupsi' menolak segala bentuk penggalanang dana untuk pembangunan gedung KPK.
Alasanya, KPK merupakan lembaga pemerintah yang harus dibiayai pemerintah. Rakyat yang sudah hidup dalam kesusahan tidak perlu mendermakan uangnya untuk pembangunan gedung. Rakyat sudah membayar pajak, yang bila dikelolah dengan bijak bisa digunakan membangun puluhan gedung dan mensejahterakan rakyat.
Aksi mereka dimulai di alun-alun Pasuruan dengan membawa berbagai poster penolakan pengumpulan koin. Mereka bernyanyi dan membaca puisi menyuarakan penolakan pengunpulan koin maupun material apapun untuk gedung KPK.
Usai bernyanyi dan membaca puisi, mereka lalu berjalan mengelilingi alun-alun. Pada setiap pengguna jalan, mereka meminta agar tidak usah ikut-ikutan dalam penggalangan dana sebagaimana yang marak dilakukan di sejumlah daerah.
"Kami menolak pengumpulan koin. KPK itu milik pemerintah kenapa rakyat harus susah-susah membantu. Rakyat sudah membantu melalui pajak," tandas salah seorang seniman, Hari Widiyanto.
Menurutnya, pengumpulan koin untuk sebuah gedung lembaga pemberantasan korupsi merupakan sesuatu yang memalukan. Pemerintah seharusnya tanggap dan DPR seharusnya segera menyetujui anggaran untuk pembangunan gedung KPK.
"Uang pajak begitu mudah dikeluarkan untuk para koruptor dan untuk berfoya-foya, kenapa untuk KPK sangat susah," sindirnya.
Aksi dibawa terik siang itu menyita perhatian pengguna jalan. Mereka yang penasaran banyak yang berhenti untuk menyaksikan.Seniman Pasuruan Tolak Pengumpulan Koin untuk Gedung KPK.
(bdh/bdh)
Seniman Pasuruan Anggap Penggalangan Koin untuk KPK Hal Memalukan
Muhajir Arifin - detikSurabaya
(detikSurabaya/Muhajir A)
Alasanya, KPK merupakan lembaga pemerintah yang harus dibiayai pemerintah. Rakyat yang sudah hidup dalam kesusahan tidak perlu mendermakan uangnya untuk pembangunan gedung. Rakyat sudah membayar pajak, yang bila dikelolah dengan bijak bisa digunakan membangun puluhan gedung dan mensejahterakan rakyat.
Aksi mereka dimulai di alun-alun Pasuruan dengan membawa berbagai poster penolakan pengumpulan koin. Mereka bernyanyi dan membaca puisi menyuarakan penolakan pengunpulan koin maupun material apapun untuk gedung KPK.
Usai bernyanyi dan membaca puisi, mereka lalu berjalan mengelilingi alun-alun. Pada setiap pengguna jalan, mereka meminta agar tidak usah ikut-ikutan dalam penggalangan dana sebagaimana yang marak dilakukan di sejumlah daerah.
"Kami menolak pengumpulan koin. KPK itu milik pemerintah kenapa rakyat harus susah-susah membantu. Rakyat sudah membantu melalui pajak," tandas salah seorang seniman, Hari Widiyanto.
Menurutnya, pengumpulan koin untuk sebuah gedung lembaga pemberantasan korupsi merupakan sesuatu yang memalukan. Pemerintah seharusnya tanggap dan DPR seharusnya segera menyetujui anggaran untuk pembangunan gedung KPK.
"Uang pajak begitu mudah dikeluarkan untuk para koruptor dan untuk berfoya-foya, kenapa untuk KPK sangat susah," sindirnya.
Aksi dibawa terik siang itu menyita perhatian pengguna jalan. Mereka yang penasaran banyak yang berhenti untuk menyaksikan.Seniman Pasuruan Tolak Pengumpulan Koin untuk Gedung KPK.
(bdh/bdh)
Baca Juga:
- KPK Juga Geledah KPP Pajak Sidoarjo
- Kasi Pelayanan Ditangkap KPK, Pegawai Pajak Sidoarjo Puasa Bicara
- Penyidik KPK Terus Lacak Jejak Ali Mudhori di Lumajang
- Ali Mudhori Siap Hadir di Pengadilan Tipikor Senin
- Sampaikan Panggilan Ketiga, KPK Geruduk Rumah Ali Mudhori
- Perdaya Tiga Orang, Anggota KPK Gadungan Berhasil Dibekuk
Komentar terkini (0 Komentar)
Berita Terpopuler
- Sabtu, 25/05/2013 09:40 WIB
Puluhan Buruh Pabrik Rokok HM Sampoerna Kesurupan - Sabtu, 25/05/2013 12:05 WIB
Buruh Pabrik Pengolahan Udang Pingsan Keracunan Gas Amoniak - Sabtu, 25/05/2013 15:57 WIB
Penggila Lensa Manual se Indonesia Kumpul di Surabaya - Jumat, 24/05/2013 08:32 WIB
Anak PRT di Tuban Raih Nilai UN Tertinggi se-Jawa Timur
Komentar Terpopuler
- Jumat, 24/05/2013 08:32 WIB
Anak PRT di Tuban Raih Nilai UN Tertinggi se-Jawa Timur - Sabtu, 25/05/2013 09:18 WIB
Anak PRT Peraih Nilai UN Tertinggi asal Tuban Berharap Dapat Beasiswa - Kamis, 23/05/2013 18:24 WIB
Diiming-imingi Martabak Super, Kegadisan Siswi SMP Direnggut Siswanto - Selasa, 21/05/2013 18:14 WIB
Siswi Asal Sidoarjo Hamil 7 Bulan Setelah Digilir 3 Remaja
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com


Sending your message