Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Senin, 25/06/2012 08:02 WIB

Pencarian Mahasiswa Malang Tenggelam di Ranu Regulo Dilanjutkan Pagi Ini

Muhammad Aminuddin - detikSurabaya



Lokasi korban hilang/File
Malang - Upaya pencarian Ukasyah (20), mahasiswa asal Jalan IR Rais Gang 9 No 54C Kecamatan Sukun Kota Malang, tenggelam di Danau Ranu Regulo lereng Gunung Semeru kembali dilanjutkan pagi ini.

Sebab pencarian sejak kemarin hingga malam juga belum ditemukan. Pihak pengelola taman nasional sendiri telah memasang tanda larangan agar wisatawan tak berenang atau mandi di danau seluas 3,7 hektare. Pengelola pun menyesalkan keinginan korban berenang hingga berujung peristiwa ini.

"Sebenarnya ada papan larangan tak boleh berenang di danau itu," kata Toni Artaka, petugas Resort Ranupane saat bincang-bincang dengan detiksurabaya.com, Senin (25/6/2012).

Toni mengaku, suhu air danau menjadi masalah terberat dalam proses pencarian mencapai di bawah 6 derajat celcius. Alat pendukung berupa perahu karet juga diterjunkan dalam proses tersebut.

"Suhu airnya di bawah 6 derajat, hanya mulai pukul 08.00 WIB sampai siang pencarian di air bisa dilakukan," tambahnya.

Sementara pada pencarian kemarin, lanjut Toni, tim gabungan sempat memakai jaring ditarik petugas dari atas perahu karet. Meski begitu, tanda-tanda keberadaan korban belum berhasil ditemukan.

"Hari ini akan kita coba lagi," sambung dia.

Sementara keluarga korban di rumah cemas menantikan kabar dari hasil proses pencarian.

"Kami disuruh menunggu 1 X 36 jam," ujar ayah korban, Ghosim terpisah.

Sebelumnya, korban berangkat menuju Ranupane bersama keluarga menumpang 1 mobil. Tujuan awal sebenarnya berkunjung ke rumah pamannya di Probolinggo, namun memilih rute Tumpang untuk singgah ke Ranupane dan Ranu Regulo

"Kita berangkat 8 orang dengan sopir, tujuan ke rumah paman tapi mampir ke Ranupane," ujar Ikrimah adik kandung korban.

Ikrimah mengaku, sudah melarang korban berenang. Namun, kakaknya nekat menceburkan diri ke air danau hingga diketahui tenggelam.

"Sudah dilarang tapi nekat berenang jauh dari pinggir danau," aku Ikrimah.

Ikrimah melanjutkan, setelah cukup jauh berenang kakaknya berteriak meminta tolong, ia kemudian berusaha menyusul ke tengah. Tapi sayang saat sudah dekat kakaknya tenggelam ke dalam air.

"Sudah saya coba menolong, tapi keburu tenggelam," kenang Ikrimah.

(fat/fat)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com