Berita Lain
-
Selasa, 09/04/2013 17:26 WIB
Tujuh Daya Pikat Investor Masuk Banyuwangi Versi Bupati
-
Selasa, 09/04/2013 16:25 WIB
Banyuwangi Mengejar Investor, Target Investasi Tahun Ini Rp 6 T
-
Selasa, 09/04/2013 14:33 WIB
PTPN X Akan Terbitkan Obligasi Rp 700 Miliar, Topang Ekspansi Bisnis
-
Jumat, 05/04/2013 17:54 WIB
Hotel Bintang Dua Bidik Pebisnis di Surabaya
-
Senin, 01/04/2013 14:08 WIB
200 Kontainer Buah Impor di Tanjung Perak Bakal Dilepas ke Pasar
Indeks Berita
Suroboyoan
Thread Pilihan

Senin, 20/05/2013 12:30 WIB
Bocah 7 Tahun Asal Surabaya Juara Dunia Piano di AS
Posted : f_yazzGaya Hidup
Kamis, 18/04/2013 10:01
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.
Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta
Kuliner
Sabtu, 13/04/2013 11:35
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.
Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan
Pelajar
Kamis, 21/03/2013 15:37
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.
Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 15,422.000
-
Rp 2,844.000
Minggu, 24/06/2012 12:09 WIB
Proses pembuatan nira
Pasuruan -
Berangkat dari harga tebu yang mengalami penurunan, Hasan Bisri (36) seorang petani tebu asal Desa Sruwi, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan mendirikan usaha pembutan gula merah. Hasil panen kini tidak dijual dalam bentuk tebu, tapi diolah menjadi gula merah yang lebih tinggi nilai ekonominya.
"Desember 2011 harga tebu menurun drastis, untuk menutupi produksi akhirya saya berinisiatif pengen membangun usaha ini," kata Hasan Bisri saat berbincang dengan detiksurabaya.com rumahnya yang sekaligus tempat usaha pembuatan gula merah, Minggu (24/6/2012).
Awalnya ia mengaku tidak memiliki keahlian membuat gula merah. Namun karena tekad dan semangat kuat untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik, lambat laun ia sudah mulai memetik hasil jerih payahnya.
Bermodal patungan dari saudara-saudaranya, usaha pembuatan gula merah miliknya mulai berkembang. Tebu-tebu yang diperas untuk diambil niranya, diolah hingga menghasilkan gula merah yang menghasilkan rupiah.
Lebih jauh Hasan menjelaskan, proses pembuatan gula merah tidaklah sulit. Tebu-tebu dimasukan mesin penggilingan untuk diambil niranya. Setelah itu, nira dimasukan kawah (wajan) untuk dimasak menggunakan tungku selama 1.5 jam.
Nira yang sudah masak kemudian disiramkan ke garukan atau puteran lalu diaduk sampai kental atau mangsir. Setelah diaduk selama 15 menit, lalu dicetak mengunakan batok kelapa atau cetakan lainnya, tergantung pesanan.
Sehari, usaha gula merah miliknya mengolah sedikitnya dua truk tebu. Setiap 1 ton tebu menghasilkan 1 kwintal gula merah. Dengan mempekerjakan 15 karyawan, sehari ia bisa memproduksi 8.5 kwintal gula merah.
"Dalam produksi ini, tidak ada yang terbuang. Limbah sisa tebu habis digiling dijemur untuk dijadikan bahan bakar tungku. Abu dari sisa pembakaran dibuang ke kebun untuk pupuk," jelasnya.
Usaha yang dirintis Hasan merupakan satu-satunya di wilayah Pasuruan. Karena itu, meski baru, ia mengaku tidak mengalami kesulitan dalam hal pemasaran. "Saya menjualnya ke Jember, Blitar, Tulungangung dan wilayah Pasuruan sendiri," jelasnya.
(bdh/bdh)
Mengolah Nira Menjadi Rupiah
Muhajir Arifin - detikSurabaya
Proses pembuatan nira
"Desember 2011 harga tebu menurun drastis, untuk menutupi produksi akhirya saya berinisiatif pengen membangun usaha ini," kata Hasan Bisri saat berbincang dengan detiksurabaya.com rumahnya yang sekaligus tempat usaha pembuatan gula merah, Minggu (24/6/2012).
Awalnya ia mengaku tidak memiliki keahlian membuat gula merah. Namun karena tekad dan semangat kuat untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik, lambat laun ia sudah mulai memetik hasil jerih payahnya.
Bermodal patungan dari saudara-saudaranya, usaha pembuatan gula merah miliknya mulai berkembang. Tebu-tebu yang diperas untuk diambil niranya, diolah hingga menghasilkan gula merah yang menghasilkan rupiah.
Lebih jauh Hasan menjelaskan, proses pembuatan gula merah tidaklah sulit. Tebu-tebu dimasukan mesin penggilingan untuk diambil niranya. Setelah itu, nira dimasukan kawah (wajan) untuk dimasak menggunakan tungku selama 1.5 jam.
Nira yang sudah masak kemudian disiramkan ke garukan atau puteran lalu diaduk sampai kental atau mangsir. Setelah diaduk selama 15 menit, lalu dicetak mengunakan batok kelapa atau cetakan lainnya, tergantung pesanan.
Sehari, usaha gula merah miliknya mengolah sedikitnya dua truk tebu. Setiap 1 ton tebu menghasilkan 1 kwintal gula merah. Dengan mempekerjakan 15 karyawan, sehari ia bisa memproduksi 8.5 kwintal gula merah.
"Dalam produksi ini, tidak ada yang terbuang. Limbah sisa tebu habis digiling dijemur untuk dijadikan bahan bakar tungku. Abu dari sisa pembakaran dibuang ke kebun untuk pupuk," jelasnya.
Usaha yang dirintis Hasan merupakan satu-satunya di wilayah Pasuruan. Karena itu, meski baru, ia mengaku tidak mengalami kesulitan dalam hal pemasaran. "Saya menjualnya ke Jember, Blitar, Tulungangung dan wilayah Pasuruan sendiri," jelasnya.
(bdh/bdh)
Baca Juga:
- Bangun Pabrik Gula Baru, PTPN XII Investasikan Rp 2 Triliun
- Pemprov Jatim Targetkan Atase Perdagangan di 24 Provinsi
- Pasar Ekspor Lesu, Pengusaha Mebel Lirik Buyer Lokal
- Dahlan: Omong Kosong RI Mau Maju Tapi Jumlah Pengusaha Kurang Dari 2%
- Daikin Target Kuasai Pangsa Pasar AC di Indonesia dan Jatim
- ECO Lamp di New Honda City Panduan untuk Hemat BBM
Komentar terkini (0 Komentar)
Berita Terpopuler
- Rabu, 22/05/2013 17:23 WIB
Briptu Rani Klaim Laporkan Seorang Perwira Polres Mojokerto ke Mabes - Selasa, 21/05/2013 18:17 WIB
Divonis Seumur Hidup, Terdakwa Narkotika 'Bernyanyi' Diperas Jaksa - Rabu, 22/05/2013 18:11 WIB
107 HP Diamankan dari Luar Sel Tahanan Rutan Medaeng - Selasa, 21/05/2013 12:18 WIB
Pelaku Kekerasan di Video Brutal Siswi Dikeluarkan dari Sekolah
Komentar Terpopuler
- Sabtu, 18/05/2013 15:53 WIB
Pilgub Jatim, Menangkan Bambang DH-Said PDIP Terjunkan Jurkam Jokowi - Sabtu, 18/05/2013 17:03 WIB
Pengurus Pemuda Pancasila Tuban 'Dikeroyok' 7 Pria Diduga Debt Collector - Jumat, 17/05/2013 17:04 WIB
Dua Jambret Nasabah Bank Nyaris Tewas Dimassa, 1 Orang Ditembak - Selasa, 21/05/2013 18:14 WIB
Siswi Asal Sidoarjo Hamil 7 Bulan Setelah Digilir 3 Remaja
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com


Sending your message