Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Senin, 18/06/2012 18:46 WIB

Pasar Ekspor Lesu, Pengusaha Mebel Lirik Buyer Lokal

Rois Jajeli - detikSurabaya



Surabaya - Peluang ekspor mebel kayu dan besi ke mancanengara saat ini diperkirakan lesu, karena beberapa negara seperti Amerika maupun eropa sedang mengalami krisis. Para pengusaha mebel di Jawa Timur yang mengikuti Java Furniture Fair (JFF) 2012 pun melirik buyer dalam negeri.

"Dalam pameran ini, sasarannya buyer lokal. Kita juga akan berupaya mendatangkan buyer dari mancanegara," ujar Dirut PT Debindo Mitra Tama, profesional exhibition organizer, Dadan M Kushendarman, Senin (18/6/2012).

Sebanyak 42 peserta pameran JFF 2012 di gedung JX International, Jalan Ahmad Yani, terdiri dari pengusaha mebel kelas besar, menengah, kecil hingga pengrajin usaha kecil menengah di Jawa Timur. Mereka akan menampilkan produk furniture atau mebelnya seperti dari jenis wood, rotan, iron art, ethnique, garden, cocoshell, primitive, modern dan berbagai produk lainnya.

"Kalau tahun kemarin nilai transaksi penjualan langsung di lokasi pameran sebesar Rp 2,3 miliar. Pameran tahun ini kita targetkan mengalami peningkatan sekitar 10 persen," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Industri Agro dan Kimia Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Saiful Jasan menambahkan, Pemprov Jatim terus mendorong pengusaha mebel khususnya di bidang kayu rotan bangkit kembali, setelah terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 35 Tahun 2011 tentang ketentuan ekspor rotan dan produk rotan.

"Intinya, sekarang tidak boleh ekspor rotan setengah jadi atau bahan baku, karena banyak mebel yang tutup. Dengan adanya peraturan ini, kami mencoba membangkitkan kembali mebel rotan," ujar Saiful.

(roi/bdh)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com