detikcom
Kamis, 14/06/2012 14:07 WIB

Sekolah dan Siswa SD di Surabaya Tidak Masuk Top Rangking UN

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 2
Surabaya - Prestasi pendidikan SD di Surabaya tidak mencatat prestasi yang bagus dalam pelaksanaan ujian nasional (UN) 2012. Kabupaten maupun kota yang meraih total nilai tertinggi di raih Kota Mojokerto.

Sedangkan sekolah meraih total nilai tertinggi UN diraih Kabupaten Tulungagung dan siswa SD peraih nilai UN tertinggi diraih asal Malang.

Data dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, jumlah sekolah penyelenggara UN tingkat SD, madrasah ibtidaiyah (MI) dan sekolah dasar luar biasa (SDLB) di Jatim sebanyak 26.067 sekolah terdiri dari 19.326 SD; 6.636 MI dan 105 SDLB. Sedangkan peserta UN sebanyak 640.276 siswa terdiri dari 511.917 siswa SD; 128.092 siswa MI dan 267
siswa SDLB.

Untuk kabupaten atau kota peraih total nilai UN tertinggi, peringkat pertama diraih Kota Mojokerto dengan jumlah peserta 2.232 dan nilai mata ujian Bahasa Indonesia 8,49; Matematika 8,50 dan IPA 8,94, total 25,93.

Peringkat kedua diraih Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah peserta 26.612 dan nilai mata ujian Bahasa Indonesia 8,41; Matematika 8,49 dan IPA 8,88, total 25,78. Sedangkan peringkat ketiga diraih Kabupaten Mojokerto.

Untuk kabupaten dan kota peraih total nilai tertinggi UN MI, peringkat pertama diraih Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah peserta 6,793 dan nilai mata ujian Bahasa Indonesia 8,47; Matematika 8,39; IPA 8,91, total 25,77.

Peringkat kedua diraih Kota Madiun dengan jumlah peserta 549 dan nilai mata ujian Bahasa Indonesia 8,57; Matematika 7,98; IPA 8,83, total 25,38. Peringkat ketiga diraih Kabupaten Mojokerto.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(roi/fat)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%