detikcom

Kamis, 14/06/2012 13:01 WIB

Seorang Polisi di Jombang Tewas Usai Berkelahi dengan Pelajar SMA

Tamam Mubarrok - detikNews
Jombang - Brigadir Kastari (48), seorang anggota polisi yang berdinas di Polsek Sumobito Jombang, tewas dengan luka robek di bagian leher. Korban diduga tewas usai berkelahi dengan pelajar SMA karena tidak terima motornya diserempet oleh pelaku.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, korban tewas setelah sempat ditolong warga di Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben Jombang, sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu (13/6/2012). Saksi mata di lokasi saat itu mengetahui korban berkelahi dengan seorang remaja bernama Adin (17) remaja setempat.

Korban yang saat itu berpakaian preman mengendarai motornya di Desa Podoroto. Tiba-tiba, motornya diserempet oleh Adin, pelajar SMA. Secara sontok korban marah dan menghentikan kendaraan pelaku. Kemudian, perkelahian pun terjadi.

Dari perkelahian ini, Adin dipukuli korban hingga babak belur. Bahkan, warga setempat sempat memisah keduanya meski tak mengetahui jika Kastari adalah anggota Polri. Setelah ditolong warga, tubuh Brigadir Kastari pun terlihat lemas. Warga yang khawatir, akhirnya memberinya air minum.

Beberapa saat kemudian, korban meninggal dunia setelah diberi air minum warga. "Setelah berkelahi, bapak ini mengeluh kesakitan. Padahal dia yang memukuli Adin. Setelah itu dia meninggal," kata Heru (32), warga setempat.

Beberapa polisi yang datang ke lokasi, kemudian melakukan olah TKP dan memeriksa jasad korban. Hingga kini polisi masih belum berani menyimpulkan apakah luka robek di leher korban akibat senjata tajam atau luka cakaran.

"Yang pasti anggota ini sebelumnya memang mengidap penyakit darah tinggi. Kita masih lakukan penyelidikan," kata Kasubag Humas Polres Jombang, AKP Sugeng Widodo saat dihubungi detiksurabaya.com, Kamis (14/6/2012).


Banjir mengepung Ibukota Jakarta. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%