detikcom
Kamis, 07/06/2012 10:42 WIB

Jelang Persebaya 1927 Vs Persik, Polres Kediri Lakukan Sterilisasi

Hartono - detikNews
Kediri - Jelang pertandingan Persik Kediri Vs Persebaya 1927 sore nanti, dalam laga lanjutan babak 8 besar Piala Indonesia, jajaran Polres Kediri Kota melakukan sterilisasi.

Tidak ada atribut suporter kedua kesebelasan di seluruh wilayah Kota Kediri, termasuk di wilayah lain yakni rute dari Surabaya ke Kota Kediri.

Menurut Kapolres Kediri Kota AKBP Ratno Kuncoro, setiap penggunaan atribut termasuk di luar lokasi stadion akan dilakukan penertiban oleh petugas keamanan dibantu korlap yang ditunjuk.

"Suporter tanpa atribut akan tetap ditertibkan dan diarahkan untuk tidak mendekati lokasi stadion," ungkap Ratno Kuncoro kepada detiksurabaya.com, Kamis (7/6/2012).

Ratno menambahkan, pelanggaran pidana, ketertiban umum dan ketentuan berlalu lintas akan dilakukan sebagai upaya penertiban dan penegakan hukum. Ini untuk mencegah tindakan melanggar hukum dan menjaga kondusivitas situasi kambtibmas.

"Kami akan melakukan penyekatan di batas Kota Kediri untuk mengembalikan kelompok suporter bilamana ada," tegas Ratno Kuncoro.

Selain itu Polres Kediri Kota akan menjaga dan berpatroli secara maksimal dengan sasaran pengamanan tempat pertandingan stadion, sekitar stadion, stasiun Kerata Api Kediri, Terminal Kota Kediri, komplek pertokoan, lokasi PKL dan perempatan-perempatan jalan yang dianggap berkumpulnya suporter.

"Untuk mengurangi adanya pergerakan kelompok suporter, maka pertandingan akan disiarkan langsung oleh televisi lokal Kediri," terang Ratno Kuncoro.

Polres Kediri Kota juga menyiapkan 1.000 personel terdiri dari unsur Polri (Polres Kediri Kota dan back Polda jatim), unsur TNI (Kodim Kediri, Brigif 9 dan Subdenpom Kediri), Unsur kesehatan, PMK, serta dengan meminta bantuan Kapolrestabes Surabaya dan Kapolres se Jatim untuk menugaskan personel Polresnya masing-masing wilayah yang dimungkinkan dilalui suporter.

Diberitakan sebelumnya, pasca kerusuhan sepak bola Persebaya 1927 vs Persija yang menewaskan seorang suporter, laga babak 8 besar Piala Indonesia antara tuan rumah sepak bola Persik Kediri melawan Persebaya 1927 di Stadion Brawijaya Kediri dipastikan digelar tanpa penonton. Hal itu dilakukan guna mencegah adanya korban kerusuhan saat Persebaya bertanding.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fat/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%