Berita Lain
-
Kamis, 23/05/2013 15:30 WIB
Pengguna Narkoba di Jatim Duduki Ranking 3 Nasional
-
Kamis, 23/05/2013 15:17 WIB
10 Ribu Pelajar di Jatim Deklarasi Anti Narkoba
-
Kamis, 23/05/2013 15:00 WIB
30 Kontainer Tepung Daging Diduga Mengandung Virus Sapi Gila Dihadang Bea Cukai
-
Kamis, 23/05/2013 14:19 WIB
Pengumuman UN SMA, Besok Pelajar Dilarang Konvoi
-
Kamis, 23/05/2013 13:41 WIB
Rp 2,9 Miliar Diselamatkan dari Kasus Rokok Ilegal dan Pita Cukai Palsu
Indeks Berita
Suroboyoan
Thread Pilihan

Senin, 20/05/2013 12:30 WIB
Bocah 7 Tahun Asal Surabaya Juara Dunia Piano di AS
Posted : f_yazzGaya Hidup
Kamis, 18/04/2013 10:01
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.
Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta
Kuliner
Sabtu, 13/04/2013 11:35
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.
Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan
Pelajar
Kamis, 21/03/2013 15:37
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.
Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Take the road less travelled on this trip through Guatemala, Honduras, Nicaragua and Costa Rica, Save 15%
Rp 11,703.000 -
Rp 3,253.000
Minggu, 03/06/2012 08:34 WIB
Surabaya -
KM Kirana 9 yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Sabtu (2/5/2012) pukul 18.00 WIB terpaksa balik lagi. Pemicunya adalah baku hantam dan keributan antara sopir dan petugas keamanan kapal. Sopir yang mabuk dan tidak memiliki tiket menjadi sumber peristiwa di dalam kapal tersebut.
"Setelah sampai di Karang Jamuang, kapal terpaksa balik karena ada peristiwa keributan tersebut. Kapal tiba pukul 23.00 WIB," kata Imam, salah satu petugas keamanan KM Kirana 9, Minggu (3/5/2012).
Sementara Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anom Wibowo menceritakan bahwa peristiwa itu berawal saat petugas kapal sedang memeriksa tiket kepada para sopir truk.
KM Kirana yang bertujuan Makasar memang mengangkut truk berisi barang untuk didistribusikan ke luar pulau. Ternyata beberapa sopir tidak mempunyai tiket. Petugas pun menarik biaya seharga tiket kepada sopir yang tak bertiket.
Bukannya membayar, para sopir malah marah. Emosi para sopir diduga karena mereka sebelumnya telah mabuk. Keamanan kapal akhirnya dipanggil. Namun yang terjadi selanjutnya malah bertambah kacau.
Para sopir justru memukuli petugas dan keamanan kapal yang datang. Karena dikeroyok para sopir, mereka pun lari namun sopir tetap mengejar. Karena tak terkejar, para sopir pun marah.
"Para sopir merusak fasilitas kapal dan menghancurkan buah-buahan serta segala sesuatu yang ada di dapur," ujar Anom.
Karena kejadian itu dianggap membahayakan kelancaran perjalanan kapal, nakhoda akhirnya memutuskan balik ke Pelabuhan Tanjung Perak. Dalam perjalanan balik, nakhoda mengontak petugas pelabuhan dan menceritakan apa yang terjadi.
Mendapat cerita itu petugas pelabuhan mengontak polisi untuk segera menangani apa yang terjadi. Begitu kapal merapat, polisi segera masuk kapal. Petugas langsung mencari para pembuat onar tersebut dari satu ruang ke ruang lain.
Setidaknya ada 18 sopir dan 5 kenek yang diamankan. Mereka diamankan di ruang yang berbeda-beda. Belum diketahui siapa dalang pembuat oar tersebut karena mereka masih dimintai keterangan. Belum diketahui juga kapan KM Kirana 9 akan berangkat lagi.
(iwd/fat)
Sopir Truk Mengamuk, KM Kirana 9 Balik Kucing ke Pelabuhan
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya
"Setelah sampai di Karang Jamuang, kapal terpaksa balik karena ada peristiwa keributan tersebut. Kapal tiba pukul 23.00 WIB," kata Imam, salah satu petugas keamanan KM Kirana 9, Minggu (3/5/2012).
Sementara Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anom Wibowo menceritakan bahwa peristiwa itu berawal saat petugas kapal sedang memeriksa tiket kepada para sopir truk.
KM Kirana yang bertujuan Makasar memang mengangkut truk berisi barang untuk didistribusikan ke luar pulau. Ternyata beberapa sopir tidak mempunyai tiket. Petugas pun menarik biaya seharga tiket kepada sopir yang tak bertiket.
Bukannya membayar, para sopir malah marah. Emosi para sopir diduga karena mereka sebelumnya telah mabuk. Keamanan kapal akhirnya dipanggil. Namun yang terjadi selanjutnya malah bertambah kacau.
Para sopir justru memukuli petugas dan keamanan kapal yang datang. Karena dikeroyok para sopir, mereka pun lari namun sopir tetap mengejar. Karena tak terkejar, para sopir pun marah.
"Para sopir merusak fasilitas kapal dan menghancurkan buah-buahan serta segala sesuatu yang ada di dapur," ujar Anom.
Karena kejadian itu dianggap membahayakan kelancaran perjalanan kapal, nakhoda akhirnya memutuskan balik ke Pelabuhan Tanjung Perak. Dalam perjalanan balik, nakhoda mengontak petugas pelabuhan dan menceritakan apa yang terjadi.
Mendapat cerita itu petugas pelabuhan mengontak polisi untuk segera menangani apa yang terjadi. Begitu kapal merapat, polisi segera masuk kapal. Petugas langsung mencari para pembuat onar tersebut dari satu ruang ke ruang lain.
Setidaknya ada 18 sopir dan 5 kenek yang diamankan. Mereka diamankan di ruang yang berbeda-beda. Belum diketahui siapa dalang pembuat oar tersebut karena mereka masih dimintai keterangan. Belum diketahui juga kapan KM Kirana 9 akan berangkat lagi.
(iwd/fat)
Baca Juga:
- Massa HTI Minta Gubernur Jatim Tolak Kedatangan Kapal Perang AS
- Tolak Kapal Perang AS, Mahasiswa Serukan Ganti Rezim
- Kedatangan Kapal AS - Pengusaha Jangan Hanya Memikirkan Untung Rugi
- Pangarmatim Pastikan 3 Kapal AS Bersandar di Pelabuhan Umum
- TNI AL Berharap 3 Kapal Perang AS Bisa Sandar di Surabaya
- Kedatangan Kapal Perang AS Diprotes Asosiasi Kepelabuhan Tanjung Perak
Komentar terkini (0 Komentar)
Berita Terpopuler
- Kamis, 23/05/2013 14:43 WIB
Pelajar Konvoi Kelulusan UN SMA akan Dirazia - Rabu, 22/05/2013 17:23 WIB
Briptu Rani Klaim Laporkan Seorang Perwira Polres Mojokerto ke Mabes - Rabu, 22/05/2013 00:12 WIB
Ratusan Pemanas Air dari Sendok Disita dari Ruangan Napi di Rutan Medaeng - Rabu, 22/05/2013 16:00 WIB
Karutan Medaeng Benarkan Penangkapan Petugas Rutan Bawa Sabu 700 Gram
Komentar Terpopuler
- Sabtu, 18/05/2013 15:53 WIB
Pilgub Jatim, Menangkan Bambang DH-Said PDIP Terjunkan Jurkam Jokowi - Sabtu, 18/05/2013 17:03 WIB
Pengurus Pemuda Pancasila Tuban 'Dikeroyok' 7 Pria Diduga Debt Collector - Jumat, 17/05/2013 17:04 WIB
Dua Jambret Nasabah Bank Nyaris Tewas Dimassa, 1 Orang Ditembak - Selasa, 21/05/2013 18:14 WIB
Siswi Asal Sidoarjo Hamil 7 Bulan Setelah Digilir 3 Remaja
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com


Sending your message