Detik.com News
Detik.com
Rabu, 30/05/2012 15:37 WIB

Kuli Bangunan Tewas Digorok Saat Tidur Dengan Anak

Syaiful Kusmandani - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kuli Bangunan Tewas Digorok Saat Tidur Dengan Anak
Jember - Ketenangan warga Desa Rowotamtu Kecamatan Rambipuji, Jember dikejutkan dengan tewasnya Darmawi (36) di kamar rumahnya. Korban yang sehari-hari kuli bangunan ditemukan istrinya yang sejak pagi mencarinya.

Dengan mendobrak pintu masuk rumah, akhirnya korban baru diketahui jika tewas dengan leher digorok benda tajam. "Korban tewas dengan leher digorok, dirumah ini pula korban tinggal dengan anak istrinya," kata AKP Nurhadi Kapolsek Rambipuji kepada detiksurabaya.com Rabu (30/05/12).

Dari olah TKP, polisi tidak menemukan adanya barang-barang milik korban yang hilang.

"Semua perabotan di dalam rumah masih utuh semua tidak ada yang hilang satupun," tambah kapolsek di lokasi kejadian.

Korban yang bersimpah darah langsung dievakuasi petugas ke kamar mayat RSUD dr Soebandi Jember untuk divisum.

Menurut mertua korban, saat kejadian Darmawi sedang tidur dengan anaknya di dalam kamar, namun tidak terdengar apa-apa bahkan tetangga dekat juga tidak mengetahuinya. Warga baru tahu ketika istrinya yang membuka pintu dan menjerit setelah melihat suaminya berlumuran darah.

"Dia tadinya tidur dengan anaknya ini, mendengar ada jeritan saya ke rumah dan melihat banyak darah," Ungkap Wiji, mertua korban sambil menggendong cucunya.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%