detikcom
Sabtu, 26/05/2012 12:17 WIB

Walikota Malang Dampingi Istri Maju Pilkada

Muhammad Aminuddin - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: M Aminuddin
Malang - Walikota Malang Peni Suparto mendampingi istrinya, Heri Pudji maju dalam pencalonan walikota periode mendatang. Dia mendampingi saat mengembalikan formulir bakal calon ke Kantor DPC PDIP Kota Malang, Sabtu (26/5/2012) siang.

Langkah Peni tak ubahnya membangun dinasti politik melalui partai moncong putih pernah mengusung dirinya menjadi walikota dua periode sekaligus. Peni juga Ketua DPC PDIP Kota Malang, mengklaim mulai anak cabang hingga tingkat ranting hanya mengeluarkan satu calon yakni istrinya untuk Calon Walikota Malang periode 2013-2018.

"Calon dari PDIP hanya satu yaitu bunda (sebutan istri Peni). Dan masyarakat harus teguh dengan satu pilihan," teriak Peni kepada puluhan ribu simpatisan ikut mengantar.

Peni menegaskan, jika pencalonan istrinya sangat tepat tanpa tersangkut kasus hukum. Apalagi melakukan korupsi, merampas uang rakyat. Ia melanjutkan dengan memuji dirinya selama memimpin Kota Malang dua periode tak pernah mengkorupsi uang rakyat.

"Seperti Peni tak pernah korupsi, bunda juga orang yang bersih," ucap Peni disambut tepuk tangan simpatisan.

Peni menambahkan, jika pencalonan istrinya telah didukung 300 elemen masyarakat Kota Malang.

"Ini membuktikan warga Malang mendukung sepenuhnya istrinya sebagai walikota," imbuh Peni.Next

Halaman 1 2

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%