Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Jumat, 25/05/2012 13:28 WIB

Ranggani Ingin Ungkap Kasus Sengketa Tanah Lewat Film

Norma Anggara - detikSurabaya



Surabaya - Tanpa menghakimi orang secara langsung, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengungkap sebuah kasus. Pemeran Ella di ominibus film Kita versus Korupsi, Ranggani Puspandya ingin mengangkat kasus jual beli dan pemalsuan surat tanah.

Perempuan cantik yang juga bekerja sebagai reporter Trans TV ini mengungkapkan bahwa banyak efek dari kasus sengketa lahan yang belum disentuh media. Dengan film, bisa saling menyadarkan untuk memanusiakan manusia.

Dalam salah satu ominibus film, berjudul 'Rumah Perkara', Rangga (23) bercerita soal penggusuran rumah warga untuk proyek real estate di kawasan Bandung, Jawa Barat. Di situ ada oknum lurah yang seharusnya menjadi pelindung warga, justru menjadi kaki tangan pengusaha menggusur rumah warga.

Dalam film yang berdurasi sekitar 15 menit ini, Rangga memerankan Ella perempuan miskin yang menjadi korban penggusuran rumah. Ella sempat menjadi simpanan lurah demi keberadaan rumah dan keluarganya.

"Efek dari sengketa dan penggusuran lahan itu ada yang sampai taruhan nyawa. Ini yang belum muncul ke permukaan, bahwa sikap korup sangat tidak terbayangkan akibatnya," kata Ranggani Puspandya saat ditemui di Studio 1 XXI Sutos, Jumat (25/5/2012).

Dan lagi, lanjut Rangga proyek real estate memang menjadi salah satu syarat yang sulit dihindari dalam pembangunan suatu kota besar. Namun, alangkah baiknya bila pembangunan real estate ataupun gedung-gedung pencakar langit lainnya juga mempertimbangkan lokasi yang tepat dan sesuai serta mendapat persetujuan masyarakat yang bersangkutan.

"Pembangunan memang perlu, tapi baiknya tepat dan sesuai. Perlu ada persetujuan dari masyarakat," tutur dia.

Dalam ominibus film Kita versus Korupsi (KvsK) memang tidak menceritakan kisah-kisah investigatif dari kasus-kasus mega korupsi di Indonesia. Tetapi, film yang merangkai empat film pendek menjadi satu ini justru mengangkat kondisi sistem nilai yang hidup dalam keseharian kita.

Selain film 'Rumah Perkara', ada juga film 'Aku Padamu', film 'Selamat Siang Rissa' dan film 'Pssttt...jangan bilang siapa-siapa' yang merangkai film Kita versus Korupsi. Omnibus film yang sudah dirilis pada pertengahan Januari 2012 lalu telah diputar di 17 kota di Indonesia.

(nrm/fat)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com