Detik.com News
Detik.com

Kamis, 24/05/2012 10:08 WIB

15 Guru Dipecat, Siswa SMA Kalam Kudus Protes

Norma Anggara - detikNews
Halaman 1 dari 2
15 Guru Dipecat, Siswa SMA Kalam Kudus Protes
Surabaya - Sejumlah siswa kelas X dan XI SMA Sekolah Kristen Kalam Kudus Jalan Raya Kupang Jaya menggelar unjuk rasa. Para siswa ini tidak rela 15 gurunya dipecat tanpa alasan jelas.

Namun, tidak ada seorang wartawan pun yang boleh masuk ke area sekolah. Termasuk para siswa kelas XII yang ingin mengetahui hasil pengumuman Ujian Nasional (UN).

Hal ini diungkapkan Steven Jun, siswa kelas XII jurusan IPA. Laki-laki berperawakan tinggi tegap ini mengaku sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi menunggu di depan gerbang.

"Kemarin saya dapat kabar kalau hasil Unas sudah keluar tanggal 24 Mei sekarang. Tapi tadi pagi kok saya malah nggak boleh masuk. Kata satpam, di dalam sekolah sedang ada unjuk rasa," kata Steven kepada detiksurabaya.com, Kamis (24/5/2012).

Alhasil, Steven bersama 10 teman seangkatannya keleleran di luar pagar sekolah. Dia hanya mampu berkomunikasi lewat Blackberry Messanger (BBM) dengan adik kelasnya yang duduk di kelas X dan XI SMA.

Menurut kabar yang beredar, sejumlah siswa kelas X dan XI tersebut tidak terima. Mereka ingin memperjuangkan nasib 15 guru tidak tetap yang dipecat secara sepihak.

Hal ini juga diungkapkan salah satu guru TK Sekolah Kristen Kalam Kudus. Sejak pagi ia mengaku kaget mengapa para siswa kelas X dan XI berdemo sambil membawa spanduk.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nrm/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%