detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 08:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 23/05/2012 14:43 WIB

Rektor Universitas Bondowoso Jadi Sansak Hidup Mahasiswa

Chuk S Widarsha - detikNews
Bondowoso - Aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa Universitas Bondowoso (Unibo), Rabu (23/5/2012) berlangsung anarkis. Rektor Yayasan Pendidikan Gotong Royong versi akta 18, Edy Basuki, mengalami luka cukup serius di bagian wajah setelah dihajar mahasiswa pengunjuk rasa.

Beruntung, Edy Basuki yang sempat menjadi bulan-bulanan mahasiswa berhasil dievakuasi polisi, dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis.

Tak cukup sampai disitu. Selain menghajar Edy Basuki hingga babak belur, mahasiswa juga mengusir seluruh staf rektorat kubu yayasan versi akta 18 yang dipimpin Edy Basuki ke luar dari kampus.

Aksi anarkis mahasiswa terus berlanjut. Mereka kemudian men-sweeping semua dosen maupun staf yang dinilai pro kubu Edy Basuki. Bahkan, selain merusak sejumlah properti kampus, mereka juga sempat membakar ban bekas di halaman kampus.

Keterangan yang berhasil dihimpun, aksi mahasiswa tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap kepemimpinan rektor Edy Basuki. Mereka menilai, Edy Basuki sudah tidak sah memimpin Unibo. Hal itu menyusul keputusan di tingkat banding yang memenangkan kubu Yayasan versi akta 12 pimpinan rektor Hernanik.

Dalam keputusan itu, Pengadilan Tinggi menyatakan bahwa segala produk, atau tindakan dari Yayasan Pendidikan Gotong royong versi akta 18 yang dipimpin rektor Edy Basuki tidak sah dan batal demi hukum.

Hingga saat ini kampus Unibo masih dijaga ketat aparat kepolisian. Pasalnya, dikabarkan kubu Edy Basuki akan melakukan serangan balik untuk merebut kembali kampus.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(bdh/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%