detikcom
Minggu, 13/05/2012 16:35 WIB

Ratusan Pendekar di Madiun Bentrok, Delapan Orang Terluka

Arvin Dwi Pranoto - detikNews
Madiun - Ratusan pendekar dari dua perguruan pencak silat bentrok di Desa Prambon, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (13/5/2012). Tujuh pendekar terluka lantaran terkena sabetan senjata tajam serta satu orang warga sipil terluka akibat terkena lemparan batu.

"Saya baru pulang dari sawah, terus dengar suara ribut di depan rumah. Namun saat mau lihat, tiba-tiba kaca depan rumah pecah terkena lemparan batu, terus langsung menghantam muka saya. Bibir saya pecah dan dua gigi terlepas," jelas Barokah, seorang warga Desa Prambon kepada detikSurabaya.com, Minggu (13/5/2012) .

Menurut pengamatan detikSurabaya.com, selain enam korban luka, rumah warga rusak akibat terkena lemparan batu serta tujuh sepeda motor yang ada di sekitar lokasi mengalami kerusakan cukup parah.

Menurut warga, peristiwa tersebut terjadi ketika massa salah satu perguruan terbesar di Madiun sedang tengah berkonvoi untuk mengikuti kenaikan tingkat di SDN 2 Prambon terlibat bentrok dengan massa dari perguruan silat lain yang saat itu juga bergerombol di Dusun PandanSari.

"Entah apa pemicunya, tiba-tiba mereka saling lempar batu dengan massa
perguruan silat lainnya. Bentrokan antara ratusan pendekar itu bergeser dari lokasi awal hingga terjadi di depan rumah saya," terang Hanik, seorang warga Desa Prambon lainnya yang kaca depan rumahnya hancur kena lemparan batu.

Sebelum terjadi bentrokan, menurut penuturan warga lainnya, ketegangan sudah terlihat sejak 4 hari terakhir. Bahkan, bentrokan sudah sempat terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

"Terkait kasus bentrokan ini, harusnya aparat keamanan lebih sigap untuk mencegah bentrokan," ucap Mahmud Mawardi, yang harus menutup toko karena takut ada penjarahan.

Untuk menghindari bentrok susulan, ratusan polisi berjaga di sejumlah titik rawan kerusuhan.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close