Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Sabtu, 12/05/2012 13:44 WIB

Hai Perokok, Waspadalah dengan Penyakit Ini!

Merry Wahyuningsih - detikSurabaya



File: detikhealth
Jakarta - Kenikmatan merokok hanya bisa dinikmati dalam beberapa menit, tetapi batang tembakau tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius sepanjang hidup Anda. Bagi perokok, ada banyak penyakit mengintai.

Bahan kimia dalam produk tembakau dapat mengurangi oksigen ke jantung dan menyebabkan kelelahan, terutama selama aktivitas fisik. Mungkin juga ada kerusakan sel-sel dalam arteri dan pembuluh darah dari waktu ke waktu, yang dapat menyebabkan banyak penyakit.

Berikut penyakit-penyakit yang harus diwaspadai para pecandu rokok, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (12/5/2012):

1. Penyakit jantung
Merokok menyebabkan aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan penumpukan zat lemak di arteri, lemak dan plak memblok aliran darah dan membuat penyempitan pembuluh darah. Hal ini menyebabkan penyakit jantung.

Jantung harus bekerja lebih keras dan tekanan ekstra dapat menyebabkan angina atau nyeri dada. Jika satu arteri atau lebih menjadi benar-benar terblokir, serangan jantung bisa terjadi.

Semakin banyak rokok yang dihisap dan semakin lama seseorang merokok, semakin besar kesempatannya mengembangkan penyakit jantung atau menderita serangan jantung atau stroke.

2. Penyakit paru
Risiko terkena pneumonia, emfisema dan bronkitis kronis meningkat karena merokok. Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Penyakit paru-paru ini dapat berlangsung dan bertambah buruk dari waktu ke waktu sampai orang tersebut akhirnya meninggal karena kondisi tersebut. Orang-orang berumur 40 tahun bisa mendapatkan emfisema atau bronkitis, tapi gejala biasanya akan jauh lebih buruk di kemudian hari, menurut American Cancer Society.

3. Kanker paru dan kanker lainnya
Kanker paru-paru telah lama dihubungkan dengan kebiasaan merokok, yang juga dapat berkontribusi terhadap kanker lain seperti dari mulut, kotak suara atau laring, tenggorokan dan kerongkongan. Merokok juga telah dikaitkan dengan kanker ginjal, kandung kemih, perut pankreas, leher rahim dan kanker darah (leukemia).

4. Diabetes
Merokok meningkatkan risiko terkena diabetes, menurut Cleveland Clinic. Rokok juga bisa naik menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti penyakit mata, penyakit jantung, stroke, penyakit pembuluh darah, penyakit ginjal dan masalah kaki.

5. Impotensi
Merokok merupakan faktor risiko utama untuk penyakit pembuluh darah perifer, yang mempersempit pembuluh darah yang membawa darah ke berbagai wilayah tubuh. Pembuluh darah ke penis mungkin akan terpengaruh karena merupakan pembuluh darah yang kecil dan dapat mengakibatkan disfungsi ereksi atau impotensi.

6. Kebutaan
Perokok memiliki peningkatan risiko degenerasi makula, penyebab kebutaan pada orang tua. Sebuah studi yang diterbitkan dalam 'Archives of Ophthalmology' tahun 2007 menemukan bahwa perokok empat kali lebih mungkin dibanding bukan perokok untuk mengembangkan degenerasi makula, yang merusak makula, pusat retina, menghancurkan penglihatan sentral tajam.

7. Penyakit mulut
Selain kanker pada mulut dan leher, merokok juga meningkatkan risiko penyakit gusi serta menyebabkan masalah gigi dan napas. Merokok mengganggu proses penyembuhan dengan mengurangi oksigen dan nutrisi ke jaringan gusi. Jaringan cenderung tidak menanggapi pengobatan, yang mengakibatkan kerusakan gusi dan gigi tanggal.

(mer/fat)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com