Jumat, 11/05/2012 16:22 WIB

Kulit Sapi Garaman Ilegal Rugikan Negara Rp 208 Juta

Zainal Effendi - detikNews
Surabaya - 34,3 ton kulit sapi mentah impor yang dimusnahkan Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya ditaksir senilai ratusan juta rupiah. Puluhan ton kulit sapi garaman tersebut berasal dari beberapa negara eropa.

Menurut Kepala bandan Karantina Pertanian Surabaya, Banun Harpini, dengan adanya puluhan ton kulit sapi mentah garaman impor ilegal, negara dirugikan Rp 208 juta.

"Selain kerugian negara. Yang paling penting adalah berhasil meminimalisir terjadinya penyebaran penyakit binatang serta kesehatan bagi manusia, karena kulit yang kita musnahkan banyak digunakan untuk bahan makanan seperti cecek dan rambak," katanya.

Banyaknya kulit sapi impor garaman ini, kata Banun disebabkan minimnya pemahaman importir mengenai jenis kulit garaman yang boleh di impor. "Selain itu, banyak pihak yang berusaha memanfaatkan dengan memasukkan kulit yang kita larang untuk bahan makanan yang dapat membahayakan kesehatan," imbuhnya.

Harusnya, kulit sapi impor garaman yang hanya diperbolehkan pihaknya, lanjut Hanun adalah kulit sapi berbentuk lembaran yang digunakan untuk industri. Sedangkan yang dimusnahkan pihaknya adalah kulit sapi potongan bagian kepala, pipi maupun kaki.

Sebelumnya, Balai Besdar Karantina Pertanian Surabaya memusnahkan 34,3 ton kulit sapi mentah garaman impor yang berasal dari Australia, Jerman, Italia, Polandia, Belanda dan Perancis.

Pemusnahan ini karena tidak sesuai dengan surat rekoendasi pemasukan dari Dirjen Peternakan. Sedangkan jenis kulit yang dimusnahkan yakni, kulit kepala, kulit pipi sapi dan kulit kaki.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ze/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%