Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Rabu, 09/05/2012 11:13 WIB

Tak Beroperasi 8 Hari, Bus AKAP Semarang Nekat Kembali ke Purabaya

Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya



Surabaya - Meski ditentang Walikota Surabaya Tri Rismaharini, namun bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) lintas utara yang sebelumnya dimasukkan ke Terminal Tambak Oso Wilangon (TOW) nekat masuk ke Terminal Purabaya Bungurasih.

Para sopir sudah tidak tahan lagi dengan tidak adanya keputusan yang membuat mereka tidak beroperasi selama 8 hari lamanya.

"Tadi malam kami berunding dengan Kepala UPTD Purabaya May Ronald, Sekretaris Dishub Surabaya Didik dan Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki," kata Iswahyudi saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (9/5/2012).

Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Jatim itu mengatakan dalam pertemuan itu Ronald dan Didik tetap ngotot bahwa mereka tetap tidak bisa mengizinkan bus AKAP masuk Purabaya lagi karena belum ada keputusan dari walikota.

Melihat kengototan kedua belah pihak, Marjuki mengaku harus ada win-win solution terhadap masalah ini.

"Selain itu pak kapolres juga mengatakan bahwa dirinya tidak ingin ada kerusuhan di wilayahnya," tambah Iswahyudi.

Iswahyudi melanjutkan, Marjoeki berujar seperti itu karena sebelumnya dia mengatakan dirinya tidak bisa bertanggung jawab bila ada aksi dari sopir bus AKAP. Waktu selama 8 hari dirasa sudah cukup untuk membuat para sopir AKAP terpancing emosi.

"Bayangkan, selama 8 hari tidak beroperasi. Mereka punya perut untuk diberi makan, mereka punya anak istri di rumah," terang Iswahyudi.

Ketiga pejabat itu selanjutnya berunding. Akhirnya, demi mempertimbangkan keamanan, bus AKAP diperbolehkan masuk. Tapi Iswahyudi diharuskan membuat surat pemberitahuan tentang masuknya bus AKAP ke Purabaya kepada Walikota Surabaya, DPRD Surabaya dan Dishub Surabaya serta ditembuskan ke Polres Sidoarjo.

"Mulai tadi malam pukul 00.00 kami sudah masuk Purabaya. Bus sudah mengangkut penumpang," lanjut Iswahyudi.

Iswahyudi menerangkan, bahwa semua bus yang asli Purabaya sudah kembali beroperasi di Purabaya. Ada 218 bus jurusan Semarang baik patas maupun ekonomi yang masuk Purabaya.

"Bus malam dan lintasan juga sudah masuk, tetapi saya tidak tahu jumlahnya," tandas Iswahyudi.

(iwd/fat)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com