Berita Lain
-
Selasa, 18/06/2013 19:05 WIB
Benda Diduga Bom di Rumah Ketua Panitia Pilkades Dibawa Polisi
-
Selasa, 18/06/2013 16:52 WIB
Dua Spesialis Perampok Rumah di Mojokerto Ditembak Polisi
-
Selasa, 18/06/2013 15:43 WIB
Cekcok dengan Istri, Juragan Sandal Nekat Bakar Diri
-
Selasa, 18/06/2013 15:21 WIB
KPU Batu Ajukan Banding Putusan PTUN
-
Selasa, 18/06/2013 14:10 WIB
11 Eks Anggota Dewan Dipanggil Kejari Bojonegoro Terkait Kasus Perjalanan Dinas
Indeks Berita
Suroboyoan
Thread Pilihan

Selasa, 28/05/2013 18:49 WIB
Disini Pusatnya Oleh-oleh Kue Basah Surabaya
Posted : badadGaya Hidup
Kamis, 18/04/2013 10:01
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.
Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta
Kuliner
Sabtu, 13/04/2013 11:35
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.
Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan
Pelajar
Kamis, 21/03/2013 15:37
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.
Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 7,651.000
-
Rp 2,487.000
Rabu, 09/05/2012 09:06 WIB
Illustrasi
Surabaya -
Beberapa perwakilan awak bus jalur pantura Surabaya-Semarang yang melakukan hearing dengan kepala UPTD Terminal Purabaya Bungurasih kemarin menyayangkan sikap Dishub Kota Surabaya.
Pasalnya, mereka tidak mengetahui jika sudah ada berita acara yang membahas rapat koordinasi pengalihan trayek.
"Kita dari perwakilan saja tidak diajak rembukan membahas masalah pemindahan izin trayek, tiba-tiba sudah ada surat Menteri Perhubuangan Dirjen Perhubungan Darat pengalihan trayek turun," kata Iswahyudi kepada detiksurabaya.com, Rabu (9/5/2012).
Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Jatim menjelaskan, surat Menteri Perhubungan Dirjen Perhubungan Darat yang mengikuti dan membahas izin trayek itu adalah Dirjen Hubdat, Sekretariat daerah Kota Surabaya, Dishub LLAJ Prov Jatim, Dishub Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya DPD Organda Jatim, DPC Organda Surabaya dan PPA Terminal TOW Kota Surabaya.
"Dari banyaknya daftar yang ikut, saat itu tidak ada satupun perwakilan dari bus jalur pantura Surabaya-Semarang yang ada membahas rencana pengalihan trayek asal tujuan dan lintas perjalanan trayek AKAP jalur pantura," terangnya.
Sementara surat dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat itu sendiri berisikan:
1. Semua peserta rapat pada prinsipnya dapat memahami dan menyetujui pemindahan terminal asal tujuan dan yang melintas di kota Surabaya untuk trayek AKAP pada jalur pantura yang semula di terminal purabaya dialihkan ke terminal tambak oso wilangun.
2. Segala hal yang mungkin timbul di kemudian hari terkait dampak sosial dan ekonomi akibat proses pemindahan tersebut, Pemda Kota Surabaya (Dishub Kota Surabaya) bertanggung jawab dalam upaya menangani dampak tersebut.
3. Semua pihak dalam hal pemindahan tersebut mendukung dan tidak saling menyalahkan.
4. Segera dilakukan penyesuaian dalam admintrasi perzinan Angkutan AKAP (Kartu Pengawas) yang berada di Direktorat Jenderal Perhubungan Darat paling lambat pada tanggal 12 April 2012 sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku dan pendistribusian/ pengambilan kartu pengawas angkutan AKAP dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
5. Pemda Kota Surabaya akan menyediakan fasilitas penunjang terminal dan alat penumpang umum penunjang dari dan ke terminal Tambak Oso Wilangun.
6. Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang berhimpitan (trayek Surabaya-Tuban dan Surabaya-Bojonegoro) tidak akan mempermasalahkan pengalihan tersebut.
7. Operasional Terminal Tambak Oso Wilangun akan dimulai efektif pada tanggal 1 Mei 2012. Dengan terlebih dahulu Dishub Kota Surabaya melakukan persiapan operasional dan sosialisasi.
“isi surat tersebut tertanggal 10 bulan april 2012. Dan kita tidak ada satupun perwakilan yang hadir ataupun dipanggil,”tegasnya.
Sedangkan Sekretaris Dishub Kota Surabaya Dedik Irianto yang mengikuti hearing kemarin tidak banyak berkomentar saat dikonfirmasi. Bahkan, dirinya mengelak dan tidak mengerti pokok persoalan ataupun permasalahan mengenai surat Dirjen Perhubungan Darat.
"Saya tidak tahu apa-apa mengenai surat. Karena, saya itu orang baru di dinas perhubungan kota Surabaya. Dan itu semuanya adalah kebijakan bu walikota Surabaya (Tri Rismaharini) aja," elak Dedik.
(fat/fat)
Awak Bus Tak Diajak Konsolidasi Saat Surat Dirjen Perhubungan Darat Keluar
Bruriy Susanto - detikSurabaya
Illustrasi
Pasalnya, mereka tidak mengetahui jika sudah ada berita acara yang membahas rapat koordinasi pengalihan trayek.
"Kita dari perwakilan saja tidak diajak rembukan membahas masalah pemindahan izin trayek, tiba-tiba sudah ada surat Menteri Perhubuangan Dirjen Perhubungan Darat pengalihan trayek turun," kata Iswahyudi kepada detiksurabaya.com, Rabu (9/5/2012).
Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Jatim menjelaskan, surat Menteri Perhubungan Dirjen Perhubungan Darat yang mengikuti dan membahas izin trayek itu adalah Dirjen Hubdat, Sekretariat daerah Kota Surabaya, Dishub LLAJ Prov Jatim, Dishub Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya DPD Organda Jatim, DPC Organda Surabaya dan PPA Terminal TOW Kota Surabaya.
"Dari banyaknya daftar yang ikut, saat itu tidak ada satupun perwakilan dari bus jalur pantura Surabaya-Semarang yang ada membahas rencana pengalihan trayek asal tujuan dan lintas perjalanan trayek AKAP jalur pantura," terangnya.
Sementara surat dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat itu sendiri berisikan:
1. Semua peserta rapat pada prinsipnya dapat memahami dan menyetujui pemindahan terminal asal tujuan dan yang melintas di kota Surabaya untuk trayek AKAP pada jalur pantura yang semula di terminal purabaya dialihkan ke terminal tambak oso wilangun.
2. Segala hal yang mungkin timbul di kemudian hari terkait dampak sosial dan ekonomi akibat proses pemindahan tersebut, Pemda Kota Surabaya (Dishub Kota Surabaya) bertanggung jawab dalam upaya menangani dampak tersebut.
3. Semua pihak dalam hal pemindahan tersebut mendukung dan tidak saling menyalahkan.
4. Segera dilakukan penyesuaian dalam admintrasi perzinan Angkutan AKAP (Kartu Pengawas) yang berada di Direktorat Jenderal Perhubungan Darat paling lambat pada tanggal 12 April 2012 sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku dan pendistribusian/ pengambilan kartu pengawas angkutan AKAP dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
5. Pemda Kota Surabaya akan menyediakan fasilitas penunjang terminal dan alat penumpang umum penunjang dari dan ke terminal Tambak Oso Wilangun.
6. Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang berhimpitan (trayek Surabaya-Tuban dan Surabaya-Bojonegoro) tidak akan mempermasalahkan pengalihan tersebut.
7. Operasional Terminal Tambak Oso Wilangun akan dimulai efektif pada tanggal 1 Mei 2012. Dengan terlebih dahulu Dishub Kota Surabaya melakukan persiapan operasional dan sosialisasi.
“isi surat tersebut tertanggal 10 bulan april 2012. Dan kita tidak ada satupun perwakilan yang hadir ataupun dipanggil,”tegasnya.
Sedangkan Sekretaris Dishub Kota Surabaya Dedik Irianto yang mengikuti hearing kemarin tidak banyak berkomentar saat dikonfirmasi. Bahkan, dirinya mengelak dan tidak mengerti pokok persoalan ataupun permasalahan mengenai surat Dirjen Perhubungan Darat.
"Saya tidak tahu apa-apa mengenai surat. Karena, saya itu orang baru di dinas perhubungan kota Surabaya. Dan itu semuanya adalah kebijakan bu walikota Surabaya (Tri Rismaharini) aja," elak Dedik.
(fat/fat)
Baca Juga:
- Bus Jalur Pantura Paksa Pindah Trayek ke Terminal Purabaya Dini Hari
- Awak Bus Jalur Pantura Klaim Walikota Surabaya Tidak Penuhi Janji
- Ratusan Sopir Bus Blokir Terminal Purabaya Bungurasih
- Bus AKDP Tidak Beroperasi Khawatir Ada Gesekan Antar Sopir
- Bus Lintas Utara ke TOW, Pakar Transportasi: Purabaya Sudah Crowded
- Terminal TOW Tetap Lumpuh, Penumpang Masih Jadi Korban
Komentar terkini (0 Komentar)
Berita Terpopuler
- Selasa, 18/06/2013 11:26 WIB
Warga Pamekasan Kecele Antre Bensin Tengah Malam - Senin, 17/06/2013 20:46 WIB
Solidaritas Wartawan Surabaya Tuntut Kapolri Minta Maaf - Selasa, 18/06/2013 19:05 WIB
Benda Diduga Bom di Rumah Ketua Panitia Pilkades Dibawa Polisi - Selasa, 18/06/2013 16:52 WIB
Dua Spesialis Perampok Rumah di Mojokerto Ditembak Polisi
Komentar Terpopuler
- Senin, 17/06/2013 20:46 WIB
Solidaritas Wartawan Surabaya Tuntut Kapolri Minta Maaf - Jumat, 14/06/2013 17:50 WIB
Heboh! Ada Wajah Monyet di Semangka Ini - Kamis, 13/06/2013 20:40 WIB
Pabrik Sabu di Sidoarjo Digerebek, Sempat Terjadi Duel Tersangka Vs Polisi - Kamis, 13/06/2013 21:21 WIB
Omzet Pabrik Sabu di Sidoarjo Ditaksir Hampir Rp 29 Miliar Pertahun
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com


Sending your message