Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Senin, 07/05/2012 16:36 WIB

Astaga! Gadis Tuna Daksa Diperkosa Duda Kesepian Hingga Pendarahan

Ghazali Dasuqi - detikSurabaya


Situbondo - Kemalangan hidup gadis asal Situbondo ini tak cukup hanya mengalami cacat fisik saja. Dengan kondisi satu kakinya buntung, masih ada pria bejat yang tega memperkosanya.

Gadis malang itu diperkosa KD (47), duda satu anak tetangga desanya, di area persawahan Kecamatan Mangaran, Situbondo. Akibat perbuatan tak senonoh si duda kesepian itu, korban kini dirawat di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo lantaran mengalami pendarahan.

Sebelum dilarikan ke RSU Situbondo, korban sempat menyembunyikan aib karena baru diperkosa si duda tersebut. Namun, rasa sakit yang diderita membuat semuanya jadi terbongkar.

Korban yang terus mengeluh perih di kemaluan akhirnya berterus terang, setelah keluarganya menanyakan penyebab rasa sakitnya. Tanpa pikir panjang lagi, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi, korban diantar kerabatnya ke Mapolsek Mangaran untuk melaporkan kejadian yang dialami.

"Benar, tadi dini hari memang ada laporan kasus asusila. Tapi kami belum bisa memintai keterangan korban karena korban sendiri masih di rumah sakit. Korban dirawat karena pendarahan," kata Kapolsek Mangaran Iptu M Imron kepada detiksurabaya.com, Senin (7/5/2012).

Keterangan yang dihumpun, aksi tak senonoh dilakukan KD kepada korban sekitar pukul 20.00 WIB semalam. Sebelum dibawa ke area persawahan, KD konon sempat mendatangi rumah gadis cacat yang biasa menggunakan tongkat setiap berjalan. Saat itu, duda yang sudah dua kali menikah itu mengajak gadis untuk berjalan-jalan ke pantai. Awalnya, gadis terus menolak ajakan tersebut.

Tapi KD yang sudah terbilang pengalaman emoh menyerah begitu saja. Dengan terus melancarkan rayuan, si duda akhirnya berhasil membawa korban dari rumahnya.

"Jadi awalnya sudah tidak mau diajak jalan-jalan. Tapi karena terus dirayu, akhirnya ya mau. Korban tidak dibonceng dekat rumahnya, tapi agak jauh," tutur Suryadi, Kepala Dusun di lingkungan korban.

Namun bukannya pergi ke pantai, KD malah membelokkan sepeda motornya ke area persawahan sepi di Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo.

Di tempat inilah, korban konon dipaksa melayani hasrat seksual si duda hingga mengalami pendarahan. Puas usai menyalurkan hasratnya, KD kembali membawa gadis itu pulang. Selama di rumah itulah, KD sering mengeluh alat vitalnya sakit hingga akhirnya aib jadi terbongkar dan berujung laporan ke polisi.

Sayang sejak dilaporkan ke polisi itu, KD konon langsung menghilang dan hingga kini masih dalam pencarian polisi. Karena itu polisi enggan berkomentar banyak terkait laporan dugaan perkosaan tersebut. Menurut Kapolsek Mangaran Iptu M Imron, pihaknya juga belum bisa menyimpulkan jika yang terjadi adalah benar-benar perkosaan. Sebab, ada dugaan korban sudah dua kali dibawa terlapor.

"Keterangan sementara yang kami dapatkan, korban sudah 2 kali dibawa terlapor. Saat pertama dibawa korban juga sempat digitukan, tapi tidak sampai masuk. Baru kedua kalinya bisa masuk sampai korban mengalami pendarahan. Tapi kepastiannya kami masih menunggu keterangan korban, karena sampai sekarang korban masih dalam perawatan dokter," pungkas Iptu M Imron.


(fat/fat)



Share

Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com