Detik.com News
Detik.com

Senin, 07/05/2012 06:33 WIB

3 Korban Sekeluarga Kecelakaan Bus Terguling Dimakamkan Berdampingan

Rois Jajeli - detikNews
3 Korban Sekeluarga Kecelakaan Bus Terguling Dimakamkan Berdampingan
Surabaya - Ratusan warga Candi Lontar mengantar 3 jenazah korban kecelakaan bus terguling di Pasuruan. Jenazah bapak, ibu dan anak dimakamkan di TPU Babat Jerawat, Benowo Surabaya, dengan liang lahat sendiri-sendiri.

Dari pantauan detiksurabaya.com, setelah 7 jenazah disalatkan di Masjid Al Muhajirin, RW 7, Candi Lontar, ketiga jenazah sekeluarga langsung dimasukkan ambulan dan menuju ke pemakaman di TPU Babat Jerawat yang jaraknya sekitar 1,5 Km dari rumah duka.

Sedangkan 4 jenazah lainnya dimasukkan ke ambulan dan dibawa ke rumah dukanya masing-masing. Ratusan warga mengiringi pemakaman ketiga jenazah Imam Zuhdi (63), Suwarni (53), Arizalu Rahimza Lazuardi (28).

Aldi putra ketiga dari korban Imam Zuhdi dan Suwarni mengatakan, pemakaman langsung ini sesuai pesan bapaknya.

"Ya kalau ada orang meninggal dunia, bapak selalu mengingatkan agar langsung dimakamkan, jangan menunggu terlalu lama," ujar Aldi kepada wartawan di TPU Babat Jerawat, Senin (7/5/2012).

Aldi mengaku tidak mempunyai firasat atas kepergian kedua orang tua dan kakaknya. Namun, ada beberapa kejadian yang bisa dinilai sebagai firasat. Seperti Aldi ingin menikah pada Mei 2012, namun dicegah oleh bapaknya, yang meminta Aldi tidak keburu menikah dan dijanjikan pada Agustus 2012.

"Saya nggak mempunyai firasat. Cuma saya ingin pulang dan menemui ibu. Saya pulang ke Surabaya tidak pamitan ke kantor," jelas Ardi yang bekerja sebagai kontraktor di Jakarta.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(roi/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
MustRead close