Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Sabtu, 28/04/2012 17:14 WIB

Inilah Bahaya Obesitas

Norma Anggara - detikSurabaya



File: detikhealth
Surabaya - Bahaya obesitas atau kegemukan bukan hanya ditanggung orang dewasa. Bahkan pada usia janin, batita dan balita pun sangat berpotensi mengalami gangguan kesehatan.

Di usia janin, sang ibu berperan sangat penting untuk menjaga supaya kondisi tubuh tetap sehat. Caranya dengan selalu mengontrol hemoglobin, lipid darah dan gula darah. Hal ini untuk menghindari agar jabang bayi sehat, terhindar dari kemungkinan mati di dalam kandungan.

"Karena janin yang mengalami obesitas bisa berpotensi menjadi anak yang tidak begitu pandai atau bahkan menjadi anak berkebutuhan khusus saat mengalami masa pertumbuhan," kata Dr Sri Kardjati saat ditemui di Early Life Nutrition symposium bertema The Importance of Early Life Nutrition to Support Long Term Health, Sabtu (28/4/2012).

Dalam acara yang digelar di Ballroom Sheraton Hotel tersebut, Dr Kardjati juga menambahkan, obesitas mesti segera diantisipasi. Jika tidak, di usia melewati 8 tahun berat badan anak tersebut akan susah bahkan tidak bisa diturunkan.

Apalagi, obesitas seringkali mendorong anak malas beraktivitas. Han ini tentu saja mengakibatkan penyakit lain. Mulai dari otot tidak berkembang hingga kekuatan tulang yang berkurang atau tidak semestinya (kalau dibandingkan dengan umur).

"Kalau kita perhatikan, anak atau bahkan orang dewasa yang mengalami kegemukan malas beraktivitas. Maka ototnya tidak akan berkembang dengan baik, kekuatan tulang juga akan berkurang," tuturnya.

Jangan pernah, lanjutnya, menganggap anak-anak yang aktif dan sering berlari-larian itu nakal. Itu justru membantu anak supaya tidak mudah gemuk.

Untuk orang dewasa yang mengalami kegemukan, biasanya juga mudah terserang penyakit mematikan. "Di usia 20 tahun saja sudah terserang penyakit jantung," pungkasnya.

(nrm/fat)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com