detikcom
Sabtu, 28/04/2012 16:33 WIB

Motif Pelaku Membunuh Ayu karena Dendam Ibunya Dihina

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 3
Surabaya - Motif pembunuhan Ayu Cahyawati di komplek kampus Unesa Lakarsantri, karena dendam. Tersangka Miftahlana (21) warga Sendang Kasih, Ciamis, Tasikmalaya, Jawa Barat, awalnya menawar kegadisan wanita seharga Rp 500 ribu.

Namun korban tak terima Rp 2 juta ditawar Rp 500 ribu dan balik menghina tersangka dengan perkataan "Seperti ibumu pelacurnya saja".

"Motif pembunuhan ini karena dendam," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Tri Maryanto kepada wartawan di gednung mapolrestabes, Jalan Sikatan, Sabtu (28/4/2012).

Tersangka Miftahlana alias Boim alias Londo ini pekerjaanya sebagai sopir freelance. Kemudian, Sabtu (14/4/2012) berkenalan dengan temannya dan mendapat nomor telepon korban dari rekannya itu.

Korban maupun tersangka itu sering berkomunikasi hingga korban menawarkan ke Miftahlana, bahwa ada wanita muda yang mau menjual kegadisannya.
Kemudian, korban menawarkan dengan harga Rp 2 juta. Karena dinilai terlalu mahal, Miftahlana menawarnya dengan harga Rp 500 ribu.

Tawaran itu membuat korban jengkel dan menghina Mifhtalana dengan perkataan "Koyok ibumu pecun (pelacur) ae. (Seperti ibumu pelacurnya saja).

Pasca pertemuan itu, tersangka masih menyimpan rasa dendam. Untuk melimpaskan, tersangka sengaja akan membunuh korban dengan membawa kawat seling rem sepeda angin, yang diambil dari tempat tinggalnya di Surabaya.Next

Halaman 1 2 3

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(roi/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%