Jumat, 27/04/2012 07:51 WIB

Simpan Sabu Dalam Pembalut Penyanyi Dangdut Dibekuk

Muhammad Aminuddin - detikNews
Malang - Putri Pratiwi Vinata (27), penyanyi dangdut asal Sidoarjo, Jawa Timur, ditangkap Satreskoba Polres Malang Kota karena kedapatan membawa sabu-sabu. Petugas menemukan 1 klip sabu disimpan dalam pembalut.

Dalam penangkapan di Jalan Borobudur, Kota Malang, pedangdut tenar dengan goyang kayang saat di atas panggung ini bersama seorang teman lelakinya David Mauris alias Kancil yang saat itu mengendarai mobil.

Perempuan tinggal di Jalan Tawangsari Barat RT16/RW04, Taman, Sidoarjo ini tak berkutik ketika petugas menghentikan mobil yang ditumpanginya, apalagi satu klip sabu-sabu ditemukan tersimpan dalam pembalut.

Kepada petugas, Putri mengaku mendapatkan barang haram itu dari seorang rekannya di Surabaya yang rencananya dinikmati di sebuah hotel di Kota Malang.

Dengan cepat petugas memburu penjual dan berhasil mengamankannya belakang diketahui bernama Aditya Kristian alias Andika (28), warga Gunung Harapan RT04/RW05, Rungkut, Surabaya, dari tangan Andika petugas berhasil mengamankan barang bukti satu klip plastik berisi sabu-sabu dan sebuah timbangan elektronik.

Hasil nyanyian Andika petugas memperoleh keterangan jika sabu-sabu itu milik Rika Yuliana Tawaluyan (24), warga Jalan Kalisampurno RT02/RW02, Tanggulangin, Sidoarjo. Tak berselang Rika berhasil dibekuk bersama barang bukti satu klip sabu-sabu di Jalan Raya Taman Pinang, Sidoarjo.

"Kasus ini masih kita kembangkan untuk mengungkap jaringan lainnya," terang Kasatreskoba Polres Malang Kota AKP Sunardi Riyono, Jumat (27/4/2012).

Dari keempat tersangka kini meringkuk di tahanan Polres Malang Kota bersama barang bukti sabu-sabu seberat 15 gram beserta alat timbang elektronik.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fat/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%