Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Kamis, 19/04/2012 15:26 WIB

Kesuksesan Diiringi Dengan Berpikir Besar, Dimulai Hal Kecil

Norma Anggara - detikSurabaya



Surabaya - Berhasil mendirikan perusahaan properti terkenal di Australia, Iwan Sunito mengaku mengawali bisnisnya dengan hal kecil. Pria asal Kota Pahlawan ini bahkan memiliki motto hidup, 'Think big start small'.

Background ilmu arsitek yang ia miliki saat menempuh studi di Australia cukup menunjang Iwan Sunito menemukan kecintaannya dalam meramu desain. Tak muluk-muluk, sebelum mendirikan Crown Group pria tiga anak ini awalnya hanya ingin membuat desain garasi rumah, kamar mandi bahkan taman kecil.

Pria kelahiran tahun 1966 ini mengatakan, dalam kenyatannya sesuatu yang besar itu perlu dibangun dengan kekuatan yang cukup juga. Toh dirinya juga sama seperti para perintis usaha lainnya, pernah mengalami kesulitan budget.

"Pokoknya coba deh, think big start small. Sesuatu yang besar itu perlu dibangun dengan kekuatan yang cukup juga," kata Iwan Sunito CEO Crown Group saat gathering di Resto Arumanis Hotel Bumi Surabaya, Kamis (19/4/2012).

Dengan terus melakukan hal-hal kecil, lanjut dia, sekaligus belajar tentang banyak hal. Apalagi untuk menunjang bisnis properti di Australia, Iwan mengaku harus mempelajari banyak hal. Mulai dari produk yang unggul, memahami cultur Australia, cultur pembeli, pembangunan sistem perusahaan dan manajemen hingga mematok harga yang berkompetisi.

Bukan hal yang mudah bagi Iwan untuk mengolah bisnis propertinya. Selain mendapat saingan dari perusahaan lain, sebanyak 90 staf yang bekerja untuknya berasal dari banyak suku. Ada yang berasal dari China, Eropa bahkan Indonesia.

"Beruntunglah Crown Group, yang menyatukan kami adalah tujuan bagaimana untuk meng-create desain pembangunan residensial yang unik dan nyaman," tutur Iwan yang pernah bersekolah di St Louis tahun 1984.

Iwan menambahkan, setiap orang khususnya generasi muda harusnya tidak pantang menyerah. Meski pernah mengenyam hidup dan tinggal di rumah yang berada di atas air di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Iwan tak pernah berkecil hati.

Bahkan ketika ia pernah tidak naik kelas sewaktu duduk di bangku SMP Perwita Surabaya. Ia ingin dirinya begitu juga generasi muda yang lain paham bagaimana melalui unlimitted growth (pertumbuhan tak terbatas, Red).

"Bisnis itu seperti orang yang sedang memasak. Setelah seluruh bumbu disiapkan, yang perlu kita lakukan adalah terus latihan dan latihan terus," pungkasnya.


(nrm/fat)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com