detikcom
Minggu, 15/04/2012 14:59 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Penyebar Foto Syur PNS Pacitan

Purwo S - detikNews
Pacitan - Gonjang-ganjing peredaran foto syur diduga PNS Pacitan mulai menemui titik terang. Polisi menangkap AT (34) warga Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Pria yang dikenal sebagai penjual koran itu diduga pelaku penyebaran foto-foto panas tersebut.

"Pelaku sudah kita bawa ke Polres Pacitan," kata AKP Wahyu Satriyo Widodo kepada detiksurabaya.com, Minggu (15/4/2012) siang.

Kasub Bag Humas Polres Pacitan itu menjelaskan, berawal dari munculnya foto bugil yang menghebohkan Kota 1001, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Tidak tanggung-tanggung, lantaran kasus yang ditangani menyangkut penggunaan Teknologi Informasi, pihaknya juga menggandeng Polda Jatim.

Informasi lain yang dihimpun dari Satreskrim, dalam mengejar tersangka, tim bentukan polres terus bekerjasama dengan personel Polda Jatim. Pihak Polda Jatim didukung peralatan canggih berhasil melacak keberadaan tersangka dengan media HP. Sedangkan tim Resmob Polres Pacitan bertugas membuntuti pelaku.

"Kita tidak bekerja sendiri tetapi juga minta bantuan Polda Jatim hingga akhirnya tersangka dapat ditangkap," tambah mantan Kapolsek Ngadirojo tersebut.

Hingga pukul 13.00 WIB, tersangka masih di sel tahanan Polres Pacitan. Polisi terus mengembangkan kasus tersebut. Ini termasuk kemungkinan keterlibatan sindikat dengan modus operandi serupa.

Untuk sementara, polisi menjerat tersangka dengan pasal 45 UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara, denda Rp 1 miliar. Pelaku juga dapat dikenai ancaman berlapis pasal 369 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara, denda Rp 1 miliar.

"Masih terus dikembangkan, nanti kalau ada temuan baru tentu kami sampaikan," tambah Wahyu Satriyo Widodo.

Seperti diberitakan, beberapa waktu lalu foto syur mirip seorang karyawati Pemkab Pacitan beredar melalui akun facebook milik DinasPerhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo) setempat. Tentu saja, file gambar yang betebaran dengan berbagai pose langsung menggegerkan warga. Kasus tersebut langsung ditangani polisi.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%