detikcom
Jumat, 06/04/2012 18:18 WIB

Gajah KBS Sedang Birahi, Keeper Kena Banting

Norma Anggara - detikNews
Illustrasi
Surabaya - Nasib naas menimpa seorang mahout atau keeper Gajah koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS). Sahril ditarik dan terlempar belalai gajah hingga tersungkur di lantai kandang.

Menurut laporan dari kurator dan head keeper, Sahril mungkin kurang hati-hati. Sehingga ia ditarik, dibanting kemudian ditendang gajah (dua gajah) dalam kandang.

Ketua Harian Tim Pengelola Sementara KBS, Toni Sumampau mengatakan gajah kemungkinan dalam kondisi stress, marah atau bahkan sedang birahi. Sehingga suasana kandang gajah KBS seakan-akan seperti bunker (benteng perang) yang membuat mahout atau keeper sulit menghindar.

"Kejadiannya sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi. Mungkin gajah sedang dalam kondisi tak baik, stres dan marah," kata Toni Sumampau, Jumat (6/3/2012).

Akibat dari kejadian ini, Sahril sang mahout harus mengalami perawatan dan pengobatan intensif. Betapa tidak, beberapa tulang rusuk Sahril retak.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun detiksurabaya.com, kini Sahril sedang dirawat secara intensif di RS William Booth karena mengalami retak tulang rusuk. Tubuh Sahril sempat disabet belalai dan terinjak gajah.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(nrm/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%