Berita Lain
-
Selasa, 21/05/2013 17:17 WIB
Bocah 5 Tahun Tewas Tersengat Listrik
-
Selasa, 21/05/2013 17:00 WIB
5 Pelaku Bentrokan di Mojo Karaoke Menyerahkan Diri
-
Selasa, 21/05/2013 16:39 WIB
Seorang Mahasiswa Babak Belur Gara-gara Njambret
-
Selasa, 21/05/2013 14:47 WIB
Video Brutal Siswi Pasuruan, Aksi Kekerasan Dipicu Rebutan Cowok
-
Selasa, 21/05/2013 13:47 WIB
Video Brutal Siswi Pasuruan, Ortu Korban Kekerasan Lapor Polisi
Indeks Berita
Suroboyoan
Thread Pilihan

Senin, 20/05/2013 12:30 WIB
Bocah 7 Tahun Asal Surabaya Juara Dunia Piano di AS
Posted : f_yazzGaya Hidup
Kamis, 18/04/2013 10:01
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.
Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta
Kuliner
Sabtu, 13/04/2013 11:35
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.
Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan
Pelajar
Kamis, 21/03/2013 15:37
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.
Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 3,253.000
-
Take the road less travelled on this trip through Guatemala, Honduras, Nicaragua and Costa Rica, Save 15%
Rp 11,809.000
Sabtu, 31/03/2012 10:56 WIB
Situbondo -
Kerja keras polisi menyelidiki dugaan pembunuhan wanita diduga hamil di kebun tebu Kecamatan Panarukan, Situbondo membuahkan hasil. Pelaku pembunuhan sadis itu ternyata mantan suami Berta Yulinda Kusuma Wardani alias Linda (23) sendiri.
Abdus Salam (30) nekat menghabisi nyawa mantan istrinya itu dengan sebilah kapak diduga lantaran sakit hati karena Linda bertunangan dengan pria lain. Pria kuli bangunan itu ditangkap Unit Resmob Polres Situbondo di rumahnya di Kecamatan Panji, Situbondo.
"Saat kejadian korban memang baru sekitar 3 hari bertunangan dengan pria asal Bondowoso. Pelaku mengaku sakit hati karena masih ingin rujuk dengan korban," kata Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Sunarto, Sabtu (31/3/2012).
Selain menangkap Abdus Salam, polisi juga mengamankan Tolak Wibowo (25) warga Kelurahan Mimbaan Kecamatan Panji, Situbondo. Pecatan TNI AL tahuin 2010 itu sengaja ikut menyembunyikan sepeda motor Honda Supra S milik korban Linda. Sepeda motor bernopol P-6007-EH itu sengaja dibawa kabur oleh Abdus Salam usai menghabisi Linda di kebun tebu.
Sepeda motor warna biru kombinasi hitam itu kini disita polisi bersama sebuah HP Nokia tipe 6070 milik korban yang juga sempat hilang. Polisi juga mengamankan sebilah kapak yang digunakan Abdus Salam menghabisi nyawa mantan istrinya.
"Habis membunuh itu sepeda motornya langsung diantar ke saya. Saya sempat lama menyimpannya karena takut ketahuan. Tapi sekarang sudah terjual Rp 1,7 juta. Warna catnya saya ganti orange, putih, dan hitam," aku Tolak Wibowo.
Keterangan yang dihimpun, terungkapnya kasus pembunuhan itu berawal dari keberhasilan polisi menemukan sepeda motor dan HP Nokia milik korban. Sepeda motor dan HP itu sudah terjual ke orang lain. Setelah ditelusuri ternyata penjualnya mengarah ke Tolak Wibowo, dan terakhir muncul nama Abdus Salam.
Tahu begitu, anggota Resmob bergerak menangkap keduanya. Tolak Wibowo ditangkap lebih dulu di kos-kosannya di Jalan Basuki Rahmat, Situbondo. Setelah itu polisi bergerak ke rumah Abdus Salam di Desa Kayuputih, Kecamatan Panji, Situbondo.
"Keduanya terancam dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya 20 tahun penjara atau hukuman mati," tutur AKP Sunarto.
Sebelumnya, seonggok mayat wanita diduga hamil dan korban perampokan ditemukan warga di kebun tebu Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, Situbondo, pada Jumat (24/2/2012) lalu. Belakangan diketahui mayat tersebut adalah Berta Yulinda Kusuma Wardani alias Linda (23) warga Desa Tenggir, Kecamatan Panji, Situbondo.
Saat ditemukan, kondisi mayat Linda cukup memprihatinkan. Selain pakaiannya acak-acakan, sebagian lidahnya juga menjulur dan banyak ditemukan luka lebam dan lecet di tubuhnya. Di sekitar kebun tebu itu, ditemukan juga barang-barang milik korban. Antara lain, sepasang sandal wanita, sebuah jaket jeans, helm warna putih merek BMC, tas berisi uang Rp 18 ribu dan alat kosmetik, serta dua kue.
Sebelum ditemukan tak bernyawa, Linda sempat dikabarkan hilang selama satu malam. Korban tidak pulang ke rumahnya setelah selesai bekerja sebagai karyawan sebuah toko pakaian di Jalan A Yani, Situbondo. (fat/fat)
Kuli Bangunan Rampok dan Habisi Nyawa Mantan Istri
Ghazali Dasuqi - detikSurabayaKerja keras polisi menyelidiki dugaan pembunuhan wanita diduga hamil di kebun tebu Kecamatan Panarukan, Situbondo membuahkan hasil. Pelaku pembunuhan sadis itu ternyata mantan suami Berta Yulinda Kusuma Wardani alias Linda (23) sendiri.
Abdus Salam (30) nekat menghabisi nyawa mantan istrinya itu dengan sebilah kapak diduga lantaran sakit hati karena Linda bertunangan dengan pria lain. Pria kuli bangunan itu ditangkap Unit Resmob Polres Situbondo di rumahnya di Kecamatan Panji, Situbondo.
"Saat kejadian korban memang baru sekitar 3 hari bertunangan dengan pria asal Bondowoso. Pelaku mengaku sakit hati karena masih ingin rujuk dengan korban," kata Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Sunarto, Sabtu (31/3/2012).
Selain menangkap Abdus Salam, polisi juga mengamankan Tolak Wibowo (25) warga Kelurahan Mimbaan Kecamatan Panji, Situbondo. Pecatan TNI AL tahuin 2010 itu sengaja ikut menyembunyikan sepeda motor Honda Supra S milik korban Linda. Sepeda motor bernopol P-6007-EH itu sengaja dibawa kabur oleh Abdus Salam usai menghabisi Linda di kebun tebu.
Sepeda motor warna biru kombinasi hitam itu kini disita polisi bersama sebuah HP Nokia tipe 6070 milik korban yang juga sempat hilang. Polisi juga mengamankan sebilah kapak yang digunakan Abdus Salam menghabisi nyawa mantan istrinya.
"Habis membunuh itu sepeda motornya langsung diantar ke saya. Saya sempat lama menyimpannya karena takut ketahuan. Tapi sekarang sudah terjual Rp 1,7 juta. Warna catnya saya ganti orange, putih, dan hitam," aku Tolak Wibowo.
Keterangan yang dihimpun, terungkapnya kasus pembunuhan itu berawal dari keberhasilan polisi menemukan sepeda motor dan HP Nokia milik korban. Sepeda motor dan HP itu sudah terjual ke orang lain. Setelah ditelusuri ternyata penjualnya mengarah ke Tolak Wibowo, dan terakhir muncul nama Abdus Salam.
Tahu begitu, anggota Resmob bergerak menangkap keduanya. Tolak Wibowo ditangkap lebih dulu di kos-kosannya di Jalan Basuki Rahmat, Situbondo. Setelah itu polisi bergerak ke rumah Abdus Salam di Desa Kayuputih, Kecamatan Panji, Situbondo.
"Keduanya terancam dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya 20 tahun penjara atau hukuman mati," tutur AKP Sunarto.
Sebelumnya, seonggok mayat wanita diduga hamil dan korban perampokan ditemukan warga di kebun tebu Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, Situbondo, pada Jumat (24/2/2012) lalu. Belakangan diketahui mayat tersebut adalah Berta Yulinda Kusuma Wardani alias Linda (23) warga Desa Tenggir, Kecamatan Panji, Situbondo.
Saat ditemukan, kondisi mayat Linda cukup memprihatinkan. Selain pakaiannya acak-acakan, sebagian lidahnya juga menjulur dan banyak ditemukan luka lebam dan lecet di tubuhnya. Di sekitar kebun tebu itu, ditemukan juga barang-barang milik korban. Antara lain, sepasang sandal wanita, sebuah jaket jeans, helm warna putih merek BMC, tas berisi uang Rp 18 ribu dan alat kosmetik, serta dua kue.
Sebelum ditemukan tak bernyawa, Linda sempat dikabarkan hilang selama satu malam. Korban tidak pulang ke rumahnya setelah selesai bekerja sebagai karyawan sebuah toko pakaian di Jalan A Yani, Situbondo. (fat/fat)
Baca Juga:
Komentar terkini (0 Komentar)
Berita Terpopuler
- Selasa, 21/05/2013 18:17 WIB
Divonis Seumur Hidup, Terdakwa Narkotika 'Bernyanyi' Diperas Jaksa - Selasa, 21/05/2013 12:18 WIB
Pelaku Kekerasan di Video Brutal Siswi Dikeluarkan dari Sekolah - Selasa, 21/05/2013 10:25 WIB
Surabaya Terbanyak Pengaduan Pelayanan Masyarakat ke Ombudsman - Senin, 20/05/2013 16:15 WIB
Hindari Amuk Warga, Masjid Ahmadiyah Disegel dan Ditutup
Komentar Terpopuler
- Sabtu, 18/05/2013 15:53 WIB
Pilgub Jatim, Menangkan Bambang DH-Said PDIP Terjunkan Jurkam Jokowi - Rabu, 15/05/2013 12:13 WIB
Diduga Polisi Cantik Itu Terpukul Akibat Foto Syurnya Beredar - Sabtu, 18/05/2013 17:03 WIB
Pengurus Pemuda Pancasila Tuban 'Dikeroyok' 7 Pria Diduga Debt Collector - Rabu, 15/05/2013 18:24 WIB
Kapolres Mojokerto Tak Gentar Atas Pelaporan Briptu Rani ke Mabes Polri
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com


Sending your message