Berita Lain
-
Rabu, 10/04/2013 10:04 WIB
Nasi Oishi, Penganan Praktis Bagi Yang Malas Mencari Makan
-
Selasa, 09/04/2013 09:55 WIB
Asinan Setan, Bikin Lidah Terbakar
-
Kamis, 28/03/2013 09:00 WIB
Mengapa Biskuit yang Dicelupkan ke Teh Jadi Lebih Enak?
-
Kamis, 21/03/2013 10:20 WIB
Camilan Wajah Baru Stik Tempe
-
Kamis, 14/03/2013 10:27 WIB
Manjakan Lidah dengan Tongseng Iga
Indeks Berita
Suroboyoan
Thread Pilihan

Senin, 20/05/2013 12:30 WIB
Bocah 7 Tahun Asal Surabaya Juara Dunia Piano di AS
Posted : f_yazzGaya Hidup
Kamis, 18/04/2013 10:01
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.
Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta
Kuliner
Sabtu, 13/04/2013 11:35
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.
Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan
Pelajar
Kamis, 21/03/2013 15:37
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.
Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 15,425.000
-
Take the road less travelled on this trip through Guatemala, Honduras, Nicaragua and Costa Rica, Save 15%
Rp 11,703.000
Jumat, 16/03/2012 09:13 WIB
Surabaya -
Belum lengkap rasanya bila datang ke Surabaya tanpa menikmati sajian sambal alias penyetan. Mencocol nasi dengan sambal pedas nyatanya masih digemari. Apalagi bila sambal dan nasi itu disajikan bareng Ayam 'Bagong' alias bakar godong. Hmmmm, yummy!
"Ayamnya itu dibakar dengan dibungkus daun," kata Chef Executive Restoran Kemangi, Umar Shaican, Jumat (16/3/2012).
Tidak berbeda jauh dengan ayam bakar lain, saat membakar daging ayam diperlukan daun pisang untuk membungkus ayam.
"Sehingga aroma wangi yang keluar tidak hanya berasal dari bumbu rempah saja, melainkan dari daunnya," terang chef Umar.
Akan lebih baik bila Anda memilih ayam muda seberat 700 – 800 gram. Kemudian, rebus ayam utuh, tanpa dipotong-potong. Hal ini agar bumbu rempah yang digunakan lebih banyak, serta memerlukan proses rebus hingga dua jam.
"Proses ukep atau saat merebusnya lama supaya bumbu rempah masuk hingga ke dalam daging," jelas Umar.
Setelah direbus, ayam utuh tersebut lantas dibungkus dengan daun pisang. Saat pembakarannya, Umar menambahkan racikan bumbu rempah serta kecap.
"Tidak perlu lama saat membakarnya, cukup 15 menit saja," terang chef sambil memperagakan memasak Ayam Bagong.
Untuk menggugah selera, Umar pun meracik sambal fresh sebagai cocolannya. Sambal matang, menurutnya, memang lebih tahan lama. Namun, untuk urusan selera, sambal fresh atau mentah ini justru lebih nikmat. Bahkan, Umar tidak menambahkan bawang merah atau bawang putih sedikitpun.
"Sambalnya fresh dari cabe dan ditambahkan sedikit terasi supaya lebih mantap," katanya.
Sambal fresh memang lebih terasa pedas ketimbang sambal matang. Ditambah dengan sajian lalapan, wow. Tak hanya kemangi serta ketimun saja, juga ada selada serta lotusnya.
(nrm/fat)
Sambal Ayam Bagong Cocok Untuk Sarapan Pagi
Norma Anggara - detikSurabaya
"Ayamnya itu dibakar dengan dibungkus daun," kata Chef Executive Restoran Kemangi, Umar Shaican, Jumat (16/3/2012).
Tidak berbeda jauh dengan ayam bakar lain, saat membakar daging ayam diperlukan daun pisang untuk membungkus ayam.
"Sehingga aroma wangi yang keluar tidak hanya berasal dari bumbu rempah saja, melainkan dari daunnya," terang chef Umar.
Akan lebih baik bila Anda memilih ayam muda seberat 700 – 800 gram. Kemudian, rebus ayam utuh, tanpa dipotong-potong. Hal ini agar bumbu rempah yang digunakan lebih banyak, serta memerlukan proses rebus hingga dua jam.
"Proses ukep atau saat merebusnya lama supaya bumbu rempah masuk hingga ke dalam daging," jelas Umar.
Setelah direbus, ayam utuh tersebut lantas dibungkus dengan daun pisang. Saat pembakarannya, Umar menambahkan racikan bumbu rempah serta kecap.
"Tidak perlu lama saat membakarnya, cukup 15 menit saja," terang chef sambil memperagakan memasak Ayam Bagong.
Untuk menggugah selera, Umar pun meracik sambal fresh sebagai cocolannya. Sambal matang, menurutnya, memang lebih tahan lama. Namun, untuk urusan selera, sambal fresh atau mentah ini justru lebih nikmat. Bahkan, Umar tidak menambahkan bawang merah atau bawang putih sedikitpun.
"Sambalnya fresh dari cabe dan ditambahkan sedikit terasi supaya lebih mantap," katanya.
Sambal fresh memang lebih terasa pedas ketimbang sambal matang. Ditambah dengan sajian lalapan, wow. Tak hanya kemangi serta ketimun saja, juga ada selada serta lotusnya.
(nrm/fat)
Baca Juga:
Komentar terkini (0 Komentar)
Berita Terpopuler
- Kamis, 23/05/2013 18:52 WIB
Lamongan Raih Nilai Tertinggi UN SMA Sederajat - Kamis, 23/05/2013 19:14 WIB
154 Pelajar SMA/MA di Jatim Tidak Lulus UN - Kamis, 23/05/2013 14:19 WIB
Pengumuman UN SMA, Besok Pelajar Dilarang Konvoi - Rabu, 22/05/2013 17:23 WIB
Briptu Rani Klaim Laporkan Seorang Perwira Polres Mojokerto ke Mabes
Komentar Terpopuler
- Sabtu, 18/05/2013 15:53 WIB
Pilgub Jatim, Menangkan Bambang DH-Said PDIP Terjunkan Jurkam Jokowi - Sabtu, 18/05/2013 17:03 WIB
Pengurus Pemuda Pancasila Tuban 'Dikeroyok' 7 Pria Diduga Debt Collector - Kamis, 23/05/2013 18:24 WIB
Diiming-imingi Martabak Super, Kegadisan Siswi SMP Direnggut Siswanto - Selasa, 21/05/2013 18:14 WIB
Siswi Asal Sidoarjo Hamil 7 Bulan Setelah Digilir 3 Remaja
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com


Sending your message