Detik.com News
Detik.com
Rabu, 07/03/2012 13:09 WIB

Wira Jatim Group Investasi Rp 50 M untuk Pabrik Tapioka di Tuban

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 2
Surabaya - PT Wira Jatim Group terus mengembangkan sayapnya hingga ke daerah-daerah. Kali ini melalui PT Cassava Buana Wirajatim, perusahaan plat merah milik Pemprov Jawa Timur ini menginvestasikan Rp 50 miliar untuk membuat pabrik bergerak di bidang tepung tapioka di Kabupaten Tuban.

"Kami ditugasi pak gubernur, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah," kata Presiden Direktur PT Wira Group Arif Afandi kepada wartawan usai acara penandatanganan kredit investasi dan modal kerja pabrik tepung PT Cassava Buana Wirajatim oleh PT Bank Himpunan Saudara 1906, di gedung JX International, Jalan Ahmad Yani, Rabu (7/3/2012).

PT Cassava rencananya berdiri di atas lahan seluas 2 hektar lebih di Desa Margosuko, Bancar, Tuban. Pabrik ini akan memulai pembangunan fisik pabrik pada April dan diperkirakan mulai beroperasional memproduksi tepung tapioka pada Agustus 2012.

"Kapasitas produksi tepung tapioka ini sekitar 125 ton per hari atau 37.500 ton per tahun. Atau setara 500 ton singkong," kata Boedi Harahap yang ditunjuk Arif Afandi sebagai Direktur PT Cassava Buana Wira Jatim.

Boedi yang juga menjabat sebagai Direktur PT Karet Ngagel Surabaya Wira Jatim menambahkan, untuk mendukung proses produksi tepung tapioka, pihaknya menjalani kerjasama dengan petani singkong di Tuban. Dan menjadi pemicu ekonomi masyarakat sekitarnya, karena di Tuban banyak lahan kering.

"Akan menyerap 2.000 petani yang menggarap mulai menanam, memanen dan mengangkut. Sedangkan pekerja di pabrik sebanyak 300-an orang," tuturnya.

Ia menilai, prospek pendirian pabrik tepung tapioka di Jawa Timur masih menjanjikan. Pasalnya, kebutuhan tepung tapioka secara nasional, masih dipasok dari negara lain seperti Laos, Vietnam dan Thailand sekitar 75 persen. Sisanya dipasok dari perusahaan lokal. Dan di Jawa Timur, masih baru ada 9 perusahaan yang bergerak di bidang produksi tepung tapioka.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%