Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Selasa, 06/03/2012 15:33 WIB

Imbauan Gubernur Tidak Digubris, Tarif Bus Surabaya-Malang Naik Rp 5 Ribu

Zainal Effendi - detikSurabaya


Surabaya - Imbauan Gubernur Jatim agar perusahaan angkutan di Jawa Timur tidak menaikan tarif sebelum ada pengumuman resmi dari pemerintah tentang kenaikan harga BBM sedikit terlambat. Sebab, beberapa pengusaha angkutan massal sudah mulai menaikan tarif sejak 3 hari lalu.

Dari pengamatan detiksurabaya.com di Terminal Purabaya, sebagain besar bus antar kota sudah memasang pengumuman yang ditempel di kaca bus terkait kenaikan tarif. Kenaikan tarif itu sudah diberlakukan per tanggal 3 Maret 2012.

Adanya kenaikan tarif ini diakui salah satu penumpang bus, Wahyu Hidayat (24). Dia mengaku terkejut dengan kenaikan tarif yang diberlakukan tanpa ada pemberitahuan terlebih dulu.

"Biasanya untuk Malang-Surabaya tarifnya, Rp 15 ribu. Tapi ketika saya bayar, kata kondekturnya naik Rp 5 ribu per tanggal 3 Maret kemarin," keluhnya saat ditemui detiksurabaya.com di terminal kedatangan, Terminal Purabaya, Selasa (6/3/2012).

Hal yang sama juga diakui oleh Fachrisal (28). Warga Lawang, Malang ini juga terkejut dengan adanya kenaikan tarif tanpa ada pengumuman dari pemerintah. "Tapi mau gimana lagi. Masa kita mau protes. Tapi kan minimal ada pemberitahuan di koran," ungkpanya.

Sementara Khoirul, kondektur Bus Hafana membenarkan jika tarif bus naik, dan kenaikan tersebut merupakan kebijakan dari perusahaan. "Kita hanya menjalankan perintah saja mas. Kata perusahaan ini untuk mengantisipasi kenaikan BBM," ujarnya singkat.


(bdh/bdh)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com