Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Rabu, 29/02/2012 16:03 WIB

Taufik Hidayat Ajari Ribuan Siswa Jadi Pebulutangkis Andalan

Muhammad Aminuddin - detikSurabaya



Foto: M Aminuddin
Malang - Pebulutangkis nasional Taufik Hidayat mengaku pembinaan bagi atlit muda bulutangkis di Indonesia masih kurang. Terlihat dari lambannya talenta muda dapat maju berkompetisi di tingkat nasional atau internasional.

"Pola pembinaan harus lebih serius lagi, meski saat ini sudah berjalan dengan baik," ujar Taufik usai membuka Milo Scholl Competitions 2012 di Kota Malang, Rabu (29/2/2012).

Menurut pemegang medali emas Olimpiade Athena 2004 ini, pembinaan usia dini sangat membutuhkan jenjang waktu cukup panjang. Maksimal butuh waktu hingga 20 tahun hingga seorang atlit tersebut dikatakan matang berlaga di kejuaraan nasional maupun internasional.

"Memang butuh waktu, program itu yang belum mendapat dukungan penuh," tutur dia.

Taufik menambahkan, porsi bibit-bibit muda bertanding harus diperbanyak. Agar bisa terlihat kemampuan yang sudah dimiliki. Para orang tua juga menjadi modal utama untuk mendukung anak-anaknya terjun ke dunia bulutangkis.

"Dukungan orang tua sangat penting," imbuh Taufik.

Ia berharap, melalui kompetisi atlit muda ini bisa melahirkan pebulutangkis muda yang nantinya dapat membawa nama bangsa.

"Karena posisi atlit senior mempunyai batas waktu, sedangkan negara lain sudah memiliki stok pengganti atlit senior mereka," tutur Taufik.

Bertempat di GOR Master Suryanaga, Kota Malang, dibuka Walikota Malang, Peni Suparto yang diikuti 2800 pelajar dari Malang, Bandung, Jambi dan Manado, akan bertanding memperebutkan tropi bergengsi. Bertemakan Langkah Awal Juara Sejati, Milo School Competition menjaring bibit-bibit muda dalam dunia bulutangkis.

"Olahraga populer di Indonesia adalah bulutangkis. Melalui kompetisi ini, kami berharap dunia olahraga bulutangkis terus bermunculan bibit baru yang mendunia," ungkap Arshad Chaudhry, Presiden Direktur PT Nestle Indonesia terpisah.

Kompetisi bulutangkis antar pelajar tingkat Nasional, lanjut Arshad, berkesempatan uji tanding, berlatih dan mendapatkan bimbingan eksklusif dari atlet legendaris, diantaranya Alan Budikusuma, Susi Susanti, Icuk Sugiarto, Sarwedah, Taufi Hidayat plus pelatihan fisik dari Cristian Hadinata.

"Ada pelatihan khusus dari atlit senior bulutangkis nasional," sambung Arshad.


(fat/fat)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com