detikcom
Jumat, 24/02/2012 11:22 WIB

Video Porno Siswa 'SMKK Bergetar' Gemparkan Pamekasan

Ardi Yanuar - detikNews
Pamekasan - Satu lagi video mesum menggemparkan kota Gerbang Salam Pamekasan, Madura. Sebelumnya, video seorang gadis 14 tahun digilir 4 pemuda di sebuah bukit. Kali ini video asusila itu diduga dilakukan siswi SMKK Pamekasan.

Video berdurasi 7 menit 8 detik itu direkam melalui kamera ponsel. Indikasinya, ending video mesum itu bergambar sang gadis tengah mengambil ponselnya dan gambarnya pun bergoyang lalu blank.

Ironisnya, aksi cabul itu dilakukan dalam kondisi sang cewe masih mengenakan seragam pramuka sekolah. Video mesum itu diawali dengan seorang pemuda belasan tahun bercelana jins dengan ikat pinggang berbahan kanvas warna putih dan berkaos T Shirt, masuk ke dalam kamar.

Saat bersamaan sang gadis yang lengkap berseragam langsung menyambut dan merangkul pacarnya. Aksi peluk cium dilanjutkan dengan membuka rok sang gadis. Dalam video itu, aksi mesum dilakukan sambil berdiri.

Pada menit ke-4 sang pemuda keluar kamar sebentar, lantas kembali ke dalam kamar. Perbuatan layaknya suami-istri berlanjut. Kali ini, celana sang pemuda dilepas. Begitupun rok sang cewe. Aksi pasutri pun berlanjut hingga menit ke 7.

Secara terpisah, Kepala Sekolah SMKK sekarang berganti nama SMKN 3
Pamekasan, Tarmudji mengatakan, jika pemeran wanita memang pernah bersekolah di tempatnya.

"Tapi yang bersangkutan sudah kami keluarkan per tanggal 10 Februari 2012. Dia dikeluarkan lantaran bolos 47 hari dan melalaikan tugas produktif Jurusan Busana," terang Tarmudji di ruang kerjanya.

Tarmudji akhirnya membuka identitas siswinya berinisial AP (17). "Tapi ingat Mas. Kasus video porno itu dibuat setelah dia sudah dikeluarkan dari sekolah dan di luar tanggungjawab saya," kata alumni Master Teknis
ITS.

Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Suyono mengaku belum mendapat laporan terkait video mesum itu. "Yang pasti kami akan melacak identitas sang pelaku. Jika diperlukan kami akan konfrimasi ke sekolah sesuai judul videonya," pungkasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fat/fat)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close