Detik.com News
Detik.com

Senin, 20/02/2012 18:51 WIB

Video 'Terima Rp 50 Ribu' Beredar di Youtube, Dua Polisi Diberi Sanksi

Hartono - detikNews
Video Terima Rp 50 Ribu Beredar di Youtube, Dua Polisi Diberi Sanksi File: detiksurabaya.com
Kediri - Dua polisi penerima suap Rp 50 ribu tersebar di situs jejaring sosial Youtube menjalani sidang disiplin di Mapolres Kediri Kota. Sidang berlangsung terbuka untuk media ini, menjatuhkan sanksi Aipda S dan Briptu R.

Dalam persidangan, Aipda S terbukti melanggar peraturan pemerintah No 3 tahun 2002 tentang peraturan disiplin kepolisian pasal 4 dan pasal 6. Sementara Briptu R terbukti hanya melanggar satu pasal yakni pasal 4.

Kompol Nurhadi Wakpolresta Kediri yang memimpin sidang memberi sanksi terhadap Aipda S dengan penundaan pangkat selama satu periode jabatan, memutasi dari jajaran Polantas Kediri kota ke posisi jajaran di wilayah polsek dan menjatuhi hukuman tahanan khusus selama 21 hari. Sedangkan Briptu S mendapatkan sanksi berupa kurungan khusus selama 14 hari.

Sementara menurut Kapolres Kediri Kota AKBP Ratno Kucoro, pihaknya serius memberi tindakan terhadap anggotanya yang terbukti melanggar peraturan dalam menjalankan tugasnya sebagai petugas polisi.

"Hukuman penundaan pangkat itu adalah sanksi yang cukup berat bagi personel polri siapapun dia, karena bagi personel polri pangkat adalah cita-cita untuk mendapat gaji yang lebih baik," ungkap Ratno Kuncoro saat ditemui detiksurabaya.com usai persidangan, Senin (20/02/12).

Ratno berharap hal ini bisa menjadi pelajaran bagi anggota polisi lainnya agar tidak melakukan pelanggaran disiplin dalam menjalankan tugasnya.

Terbongkarnya kasus itu setelah sebuah video di situs jejaring sosial Youtube menampilkan petugas polisi sedang menerima duit suap Rp 50 ribu. Video amatir berjudul 'Di Tilang Polisi Kediri' itu direkam menggunakan kamera ponsel dan diupload oleh akun TheEstwo pada 18 Desember 2011.

Dalam video berdurasi 2 menit 50 detik itu, terlihat dua oknum anggota Unit Lantas Polres Kediri, Jawa Timur. Satu orang petugas mengawasi, sementara satu lainnya yang mengenakan tanda BM di lengan sebelah kiri menerima uang.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

'Bersihkan' Gelar Palsu, Periksa Semua Ijazah Anggota DPR!

Anggota DPR Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersikap tegas meminta ijazah semua anggota DPR diperiksa. Bila Anda setuju dengan usulan Fahri Hamzah, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%