detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 03:16 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 20/02/2012 18:51 WIB

Video 'Terima Rp 50 Ribu' Beredar di Youtube, Dua Polisi Diberi Sanksi

Hartono - detikNews
File: detiksurabaya.com
Kediri - Dua polisi penerima suap Rp 50 ribu tersebar di situs jejaring sosial Youtube menjalani sidang disiplin di Mapolres Kediri Kota. Sidang berlangsung terbuka untuk media ini, menjatuhkan sanksi Aipda S dan Briptu R.

Dalam persidangan, Aipda S terbukti melanggar peraturan pemerintah No 3 tahun 2002 tentang peraturan disiplin kepolisian pasal 4 dan pasal 6. Sementara Briptu R terbukti hanya melanggar satu pasal yakni pasal 4.

Kompol Nurhadi Wakpolresta Kediri yang memimpin sidang memberi sanksi terhadap Aipda S dengan penundaan pangkat selama satu periode jabatan, memutasi dari jajaran Polantas Kediri kota ke posisi jajaran di wilayah polsek dan menjatuhi hukuman tahanan khusus selama 21 hari. Sedangkan Briptu S mendapatkan sanksi berupa kurungan khusus selama 14 hari.

Sementara menurut Kapolres Kediri Kota AKBP Ratno Kucoro, pihaknya serius memberi tindakan terhadap anggotanya yang terbukti melanggar peraturan dalam menjalankan tugasnya sebagai petugas polisi.

"Hukuman penundaan pangkat itu adalah sanksi yang cukup berat bagi personel polri siapapun dia, karena bagi personel polri pangkat adalah cita-cita untuk mendapat gaji yang lebih baik," ungkap Ratno Kuncoro saat ditemui detiksurabaya.com usai persidangan, Senin (20/02/12).

Ratno berharap hal ini bisa menjadi pelajaran bagi anggota polisi lainnya agar tidak melakukan pelanggaran disiplin dalam menjalankan tugasnya.

Terbongkarnya kasus itu setelah sebuah video di situs jejaring sosial Youtube menampilkan petugas polisi sedang menerima duit suap Rp 50 ribu. Video amatir berjudul 'Di Tilang Polisi Kediri' itu direkam menggunakan kamera ponsel dan diupload oleh akun TheEstwo pada 18 Desember 2011.

Dalam video berdurasi 2 menit 50 detik itu, terlihat dua oknum anggota Unit Lantas Polres Kediri, Jawa Timur. Satu orang petugas mengawasi, sementara satu lainnya yang mengenakan tanda BM di lengan sebelah kiri menerima uang.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fat/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%