detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 12:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 03/01/2012 17:20 WIB

Gasak Speaker Senilai Rp 12 Juta, Empat Tikus Pabrik Diamankan

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Surabaya - Empat tikus pabrik PT Sinar Baja Electric, sebuah perusahaan pembuat speaker diamankan setelah melakukan pencurian di tempatnya bekerja di Jalan Margomulyo.

Mereka diamankan satu persatu saat salah satu tersangka menjual hasil kejahatan mereka. Keempat tersangka adalah Sutopo (50) warga Sambikerep, Muslan (47) warga Jalan Manukan Kasaman, Sugeng (28) warga Jalan Manukan Tohiri dan Lia Karunia (33) warga Jalan Sombo.

"Yang kami amankan pertama kali adalah Muslan kemudian kami menangkap yang lain berdasar keterangan Muslan," kata Kompol Dolly A Primanto kepada wartawan, Selasa (3/1/2012).

Kapolsek Asemrowo itu menerangkan bahwa komplotan tersebut bekerjasama dalam melakukan aksinya. Dimulai dari Muslan yang bertugas di bagian gudang. Muslan-lah yang mengambil barang di gudang. Agar bisa mulus keluar gudang, kardus barang diberi label service oleh Lia yang bertugas sebagai staf marketing.

"Dengan label service, barang tersebut bisa keluar gudang tanpa harus membawa surat jalan," tambah Dolly.

Setelah barang berhasil dikeluarkan, giliran Sutopo dan Sugeng yang mengamankan barang. Sopir dan kenek tersebut membawa barang keluar perusahaan dan menjualnya. Tentu saja speaker hasil curian di jual murah.

Satu unit speaker yang harga aslinya Rp 3 - 4 juta, dijual kepada seorang penadah hanya Rp 900 ribu. Setidaknya sudah 3 kali komplotan tersebut beraksi. Dan pada aksi ketiganya ini mereka kena batunya.

"Pada aksi terakhir, mereka menggondol barang milik perusahaan senilai Rp 12 juta," lanjut Dolly.

Tertangkapnya komplotan itu membawa duka bagi dua dari empat tersangka. Lia, salah satu tersangka sempat menangis sesenggukan atas tertangkapnya dia. pasalnya, pada bulan ini dia rencananya akan menikah.

Dengan kasus ini tentu saja pernikahannya menjadi batal. Penyesalan juga dirasakan oleh Muslan. Muslan bakalan tidak bisa mendampingi anaknya dalam pernikahan anaknya.

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(iwd/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%