Detik.com News
Detik.com
Kamis, 17/11/2011 19:20 WIB

Pemkot Surabaya Pamerkan Foto Peserta Lomba 'Cagar Budaya'

Pemkot Surabaya Pamerkan Foto Peserta Lomba Cagar Budaya Suasana pameran foto/ Ratna
Surabaya - Masih dalam suasana Hari Pahlawan, Humas Pemerintah Kota Surabaya kembali menggelar pameran foto dengan tema 'Cagar Budaya'. 104 Karya terbaik peserta dipamerkan di Atrium Madinah Center, ITC Surabaya, Kamis (17/11/2011).

Kasubag Layanan Informasi Humas Dayu Asri Tami mengungkapkan, tidak semua bangunan cagar budaya di Surabaya bisa menjadi objek para fotografer. Panitia sengaja membatasi 10 bangunan saja.

"Kami fokuskan Siola, Balai Sahabat, Stasiun Gubeng, Kantor Gubernur, Kantor Pos Simpang, Masjid Ampel, Rumah Pahlawan Nasional WR. Supratman, Rumah Kuno HOS Cokro Aminoto, Cak Durasim dan Gedung Niaga", kata Dayu disela-sela pembukaan pameran yang diresmikan Walikota Tri Rismaharini.

Selain memotivasi para fotografer guna menghasilkan karya terbaiknya, acara ini juga menjadi bagian kegiatan Humas Sekda Kota Surabaya untuk mendokumentasikan seluruh Cagar Budaya yang ada di Surabaya.

"Pameran foto ini akan berlangsung bertahap hingga ratusan bangunan cagar budaya yang ada di Surabaya terdokumentasikan", ujarnya.

Dayu menambahkan, pameran ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan bangunan-bangunan cagar budaya kepada warga Kota Surabaya. Sehingga warga dengan sukarela memelihara, menjaga dan mempercantik bangunan cagar budaya agar menjadi objek pariwisata yang membanggakan kota Surabaya.

Juara pertama pada kompetisi foto Bangunan Cagar Budaya adalah Thomas Widiananto dengan karyanya "Stasiun Gubeng Lama di Kala Sore Hari".

"Stasiun Gubeng, selain unik juga memiliki nuansa sejarah karena telah lama berdiri," kata Thomas yang mengaku belum lama, menggeluti dunia fotografi.

Karya Thomas juga mendapat pujian dari Risma. Walikota yang diusung PDI Perjuangan itu dengan kamera ponselnya mengambil gambar karya Thomas. Risma terkagum bagaimana Thomas bisa menghasilkan foto Stasiun Gubeng Lama yang cantik.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gik/gik)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%