detikcom
Sabtu, 12/11/2011 16:45 WIB

Tiba di Surabaya, Dua Jamaah Haji Kloter Pertama Sakit

Rois Jajeli - detikNews
Surabaya - Kelompok terbang (kloter) pertama Jamaah haji embarkasi Surabaya, tiba di ruang Mina Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada pukul 15.30 WIB. Dari ratusan jamaah itu, dua orang jamaah mengalami sakit.

"Ada dua yang sakit. Sakitnya biasa saja mungkin kecapekan," ujar salah satu petugas kesehatan Asrama Haji Sukolilo, Sabtu (12/11/2011).

Katanya, dua orang jamaah haji kloter pertama dari Kabupaten Bangkalan itu, langsung diobservasi di ruang klinik Asrama Haji Sukolilo. Diperkirakan, kedua jamaah haji yang sakit itu, tidak sampai dikarantina.

"Nggak. Bisa pulang kok," jelasnya.

Setelah tiba di Asrama Haji Sukolilo, para jamaah langsung dicek seperti dokumen dan administrasinya. Sebagian lagi, jamaah ada yang menukarkan uang Riyal Arab dengan mata uang Rupiah di tempat penukaran uang di dalam ruang mina.

Kemudian, para jamaah haji ini, mendapatkan kunjungan dari Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kakanwil Kemenag Jatim serta pejabat Pemprov Jatim.

Dalam sambutannya, gubernur yang biasa dipanggil Pakde Karwo, mendoakan, agar semua jamaah haji menjadi haji mabrur.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(roi/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%