detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 03:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 27/10/2011 15:49 WIB

Pekerjakan PSK di Bawah Umur, Wisma 18 Dolly Ditutup

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Surabaya - Wisma 18 di Lokalisasi Dolly terpaksa tutup. Itu setelah pemiliknya diamankan polisi karena terbukti melacurkan anak di bawah umur. Asep Darmawan (35), pemilik wisma 18 diamankan bersama istrinya, Pepi Indah Sari (17) turut terlibat.

"Dua tersangka kami amankan setelah terbukti melacurkan 3 anak buahnya yang masih di bawah umur," kata AKP Suratmi Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak
Polrestabes Surabaya (PPA) kepada wartawan, Kamis (27/10/2011).

Korban sebut saja Nonik, warga Tambak Asri. Gadis 15 tahun itu kenal Asep dari temannya sebut saja Andien (16) warga Banyu Urip, yang memang menjadi anak buah Asep. Meski akhirnya menjadi anak buah Asep, tetapi Nonik tidak mengatakan yang sebenarnya kepada ibunya. Kepada ibunya, Nonik mengaku bekerja di sebuah restoran di Sidoarjo.

Suatu waktu, ibu Nonik membutuhkan uang untuk membayar kos. PIS yang melihat itu kemudian meminjami uang sebesar Rp 1,5 juta. uang itu ternyata dijadikan jaminan oleh PIS agar Nonik tetap bekerja di wismanya.

"Ternyata Nonik tak kuat dan meminta agar dipulangkan," tambah Suratmi.

Dari kepulangan Nonik akhirnya ibunya tahu jika Nonik bekerja di rumah bordil. Itu setelah PIS ngotot agar ibu Nonik mengembalikan uangnya Rp 1,5 juta. Dari situ Ibu Nonik melapor ke polisi. Dari melihat barang bukti yang ada, diketahui jika dalam sebulan bekerja di Wisma 18, Nonik sudah melayani sekitar 100 tamu.

"Jumlah tamu yang diterima Nonik bisa dilihat dari buku tamu wisma," lanjut Suratmi.

Dari keterangan Asep, diketahui jika dirinya juga telah mempekerjakan seorang lagi anak di bawah umur selain Nonik dan Andien. Gadis itu adalah Endah (14), warga Simo.

Sayangnya Endah belum bisa dikonfirmasi polisi karena dia sudah tidak ada lagi di wisma tersebut. Endah kabur saat masih bekerja di wisma di Jalan Kupang Gunung Timur I tersebut.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(iwd/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close