Kamis, 20/10/2011 18:13 WIB

Mutasi Besar-besaran di Polda Jatim dan Jajaran

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 3
Surabaya - Mutasi besar-besaran bergulir di Polda Jatim dan jajarannya. Beberapa pejabat utama Polda Jatim dan kapolres jajaran berpangkat perwira menengah ikut gerbong mutasi sesuai dengan telegram rahasia (TR) dari Mabes Polri nomor ST/2044/X/2011 hingga nomor ST/2050/X/2011.

Berikut nama-nama pamen berpangkat Kombes hingga AKBP yang ikut gerbong mutasi.

Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Djamaludin digantikan Kombes Pol Dunan Ismail Isa yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Remin SSDM Polri. Djamaludin menempati posisi baru sebagai Karo SDM Polda Metro Jaya.

Dir Intelkam Kombes Pol Aris Nurhandayani dimutasi sebagaiKabag Bindik Dit Akademik Akpol. Aris digantikan Kombes Pol Dwi Hartono yang sebelumnya menjabat sebagai Dir Intelkam Polda Papua.

Dirnakoba Kombes Pol Jan de Fretes yang ditempatkan sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur. Jan digantikan Kombes Pol Bambang Triyanti yang sebelumnya menjabat sebagai Dirnarkoba Polda Maluku.

Dirpolair Kombes Pol Anang S Hidayat ditarik ke pamen Polda Jatim dalam rangka mengikuti pendidikan Sespimti. Anang digantikan Kombes Pol Frederik Kalalembang yang sebelumnya sebagai Dirpolair Polda Sulsel.

Wadireskrimum AKBP Daniel Tahimonang dipromosikan menjabat Dirnakoba Polda Riau. Daniel digantikan AKBP Prasetijo Oetomo yang sebelumnya Kapolres Mojokerto. Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Eko Puji Nurgoho menjabat Kapolres Mojokerto menggantikan AKBP Prasetijo Oetomo.Next

Halaman 1 2 3

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(roi/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
40%
Kontra
60%