detikcom
Sabtu, 01/10/2011 12:04 WIB

75 Koper Calon Jamaah Haji Dicurigai Bawa Barang Terlarang foto

Rois Jajeli - detikNews
Surabaya - Kedatangan calon jamaah haji Kloter I Embarkasi Surabaya di Asrama Haji Sukolilo, langsung dilakukan pemeriksaan barang bawaan dan dokumen. Hasilnya, ditemukan 75 koper milik jamaah yang dicurigai membawa barang-barang yang dilarang.

"Kita curigai ada barang-barang yang dilarang dibawa," kata salah satu petugas pemeriksa di Asrama Haji Sukolilo, Sabtu (1/10/2011).

Barang-barang yang dicurigai dilarang dibawa itu seperti minyak goreng, rokok. Koper yang berisikan barang yang dilarang dibawa itu langsung dipinggirkan untuk diperiksa lebih lanjut.

Setelah, menjalani dari petugas administrasi Bandara Juanda, 445 calon jamaah haji kloter I dari Kabupaten Bangkalan itu, langsung menuju ke Hall Mina untuk pembagian paspor, boarding pass dan visa serta mendapatkan pengarahan dari petugas Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH).

Kloter I calon jamaah haji asal Bangkalan ini, menginap satu malam di Asrama Haji Sukolilo, dan rencananya akan berangkat ke Arab Saudi untuk menjalankan ibadah haji pada pukul 08.25 WIB melalui Bandara Juanda. Keberangkatan kloter I ini akan dilepas langsung Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kakanwil Kemenag Jatim, tokoh NU, Muhammadiyah.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(roi/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%