Sabtu, 17/09/2011 09:05 WIB

Efek Asap Obat Nyamuk Bakar Setara 100 Batang Rokok

Merry Wahyuningsih - detikNews
Foto: detikhealth
Jakarta - Obat pengusir nyamuk yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah obat nyamuk bakar. Namun studi terbaru menemukan bahwa asap dari sekeping obat nyamuk bakar sama bahayanya dengan 100 batang rokok.

"Tidak banyak orang tahu tentang hal itu, tetapi kerusakan paru-paru yang disebabkan oleh satu kumparan obat nyamuk bakar setara dengan kerusakan yang disebabkan oleh 100 batang rokok. Ini menurut sebuah studi terbaru yang dilakukan di Malyasia," kata Sandeep Salvi, Direktur Chest Research Foundation, seperti dilansir Timesofindia, Sabtu (17/9/2011).

Sandeep menyampaikan hal tersebut saat konferensi 'Air Pollution and Our Health' yang diselenggarakan oleh Centre for Science and Environment (CSE) bersama dengan Indian Council for Medical Research dan Indian Medical Association.

Di dalam satu batang rokok terkandung lebih dari 4.000 bahan kimia racun (toksik) dan 43 senyawa penyebab kanker (karsinogenik). Asap rokok yang dihirup mengandung zat-zat berbahaya misalnya tar, karbon monoksida, hidrogen sianida, logam berat dan radikal bebas. Masing-masing zat tersebut merusak tubuh dengan cara yang berbeda.

Bahan-bahan kimia lain yang terdapat dalam asap rokok yang dapat merusak paru antara lain hidrokarbon, nitrit oksida, asam organik, fenol dan bahan-bahan oksidasi. Radikal bebas merupakan bahan kimia sangat reaktif yang dapat menyebabkan kerusakan otot jantung dan pembuluh darah.

Bau asap rokok yang susah hilang juga dikarenakan asap rokok terbuat dari rantai molekul yang panjang, sehingga butuh waktu yang lama atau sulit untuk dihilangkan terutama pada kain. Selain itu asap rokok yang dihasilkan umumnya mengandung banyak zat atau residu.

Sayangnya, masyarakat menengah ke bawah di Indonesia dan beberapa negara lainnya paling banyak menggunakan anti nyamuk bakar karena harganya yang terjangkau.

"Masyarakat menengah ke bawah paling banyak pakai anti nyamuk bakar karena harganya terjangkau. Tapi harus juga diperhatikan cara menggunakannya, jangan sampai malah mengganggu pernapasan," jelas Dr Rita Kusriastuti, MSc, Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (Dit P2B2), Ditjen PP dan PL Kemenkes, seperti pernah ditulis detikHealth.

Dr Rita memberikan cara aman untuk menggunakan obat nyamuk bakar, antara lain:
1. Ruangan harus ada ventilasi sehingga sirkulasi udara cukup
2. Diletakkan di bawah tempat tidur karena targetnya adalah nyamuk bukan manusia penggunanya
3. Diletakkan searah dengan aliran udara sehingga tidak mengganggu pernapasan
4. Letakkan obat nyamuk bakar dengan jarak paling dekat 1,5 meter dari manusia.
5. Bila memiliki gangguan asma, maka sebaiknya gunakan obat nyamuk bakar pada sore hari sebelum masuk kamar. Dan keluarkan ketika Anda akan tidur sehingga tidak mengganggu pernapasan.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mer/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%