detikcom
Rabu, 31/08/2011 19:03 WIB

Kecelakaan Maut di Ngantang, Dua Bikers Tewas

Norma Anggara - detikNews
Surabaya - Kecelakaan maut terjadi di Malang Jawa Timur. Sebuah motor Yamah V-Ixion berusaha menerobos dua kendaraan di depannya. Karena tak kuasa menghindari Daihatsu Terios dari arah berlawanan, V-Ixion menabrak motor Beijing di depannya.

Kecelakaan ini memakan dua korban yang langsung meninggal di lokasi. Peristiwa naas terjadi pukul 12.15 WIB di km 3738 Jalan Raya Kambal, Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Yamaha V-Ixion bernopol N 4758 L melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi.

Roda dua ini bermaksud mendahului dua baris kendaraan roda dua di depannya. Sayang dari arah berlawanan, muncul Daihatsu Terios bernopol B 8135 MU.

Bermaksud menghindari Terios, pengendara V-Ixion buru-buru langsung masuk di jalurnya. Bikers yang belum diketahui identitasnya ini kemudian menyundul motor Beijing yang tak bernopol. Seketika, pengemudi dan penumpang motor Beijing langsung terlempar keras ke bahu jalan.

"Kabarnya, pengendara Beijing ini langsung tewas di lokasi. Keduanya warga Dusun Binangsri Desa Mulyorejo Ngantang," kata Iptu Sudiman, Kanitlantas Polsek Pujon saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (31/8/2011).

Saat kejadian, kedua pengendara Beijing tak memakai helm. Diduga, korban mengalami benturan keras dengan aspal jalan. Kini kedua korban meninggal telah dibawa petugas kepolisian menuju RSUD Pare. Sementara pengemudi V-Ixion dirujuk ke RSU HPA Pulungrejo, Pare.

Kondisi motor Beijing milik korban terlihat parah. Daerah sekitar tempat duduk pengendara terlihat ringsek dan rusak parah. Begitu pula yang terjadi pada motor V-Ixion bernopol Malang tersebut. Lampu depan dan skok depan hancur dan patah. Bagian back kanan kiri patah serta setirnya ringsek ke dalam.

"Yang pengemudi Terios masih diamankan di Polsek Pujon," terangnya.

Kecelakaan ini sempat mengakibatkan kemacetan sejauh 4 km di dua arah Jalan Raya Kambal, Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Jalur yang sering dilewati pemudik arah Jombang dan Kediri ini sempat lumbuh beberapa waktu. Kini beberapa personel polisi dari Polsek Pujon dan Polsek Ngantang nampak berusaha mencairkan lalin setempat.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nrm/fat)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%